alexametrics

Asing Lakukan Jual Bersih Rp1,73 Triliun, IHSG Terpuruk 1,70%

loading...
Asing Lakukan Jual Bersih Rp1,73 Triliun, IHSG Terpuruk 1,70%
IHSG terkapar 98,22 poin atau 1,70% ke level 5.688,92. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin terpuruk pada perdagangan Rabu (26/2/2020), bahkan turun hingga di bawah level 5.700. Dalam penutupan petang ini, IHSG terkapar 98,22 poin atau 1,70% ke level 5.688,92.

Sesi pembukaan, IHSG melanjutkan pelemahan 29,97 poin atau 0,52% ke level 5.757,17. Rabu ini, indeks diperdagangkan di 5.688,92-5.757,74.

Seluruh sektor saham terpuruk. Sektor industri dasar memimpin pelemahan terdalam sebesar 4,32%, diikuti sektor manufaktur jatuh 2,58% dan aneka industri turun 2,34%.



Dari 597 emiten saham yang diperdagangkan, 346 tertekan, 154 stabil, dan hanya 97 yang menguat. Nilai transaksi saham Rp7,30 triliun dari 9,88 miliar unit saham. Penjualan bersih asing mencapai Rp1,73 triliun, dimana aksi jual asing Rp4,50 triliun berbanding aksi beli asing Rp2,77 triliun.

IHSG terpuruk mendalam hari ini seiring sentimen eksternal, yaitu meningkatnya kekhawatiran investor terkait penyebaran virus corona secara global. Melansir dari CNBC, hal ini membuat bursa saham China menjadi yang terburuk pada Rabu ini di perdagangan Asia.

Indeks Shenzhen terkapar 2,70% menjadi 1.890,60. Bursa Shanghai jatuh 0,83% ke level 2.987,93. Indeks Hang Seng Hong Kong hanya terkilir 0,73% ke posisi 26.696,49, setelah negara kota itu meluncurkan anggaran 120 miliar dolar Hong Kong (USD15,4 miliar) untuk mengantisipasi dampak ekonomi dari wabah corona.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 tergelincir 0,79% menjadi 22.426,19 dan indeks Topix melemah 0,75% ke posisi 1.606,17. Kospi Korea Selatan turun 1,28% menjadi 2.076,77. Di Australia, ASX 200 ambruk 2,31% menjadi 6.708,10 karena semua sektor saham menurun.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak