alexametrics

Energi Tambahan INACA, Dirut Garuda Digandeng Jadi Ketua Dewan Pembina

loading...
Energi Tambahan INACA, Dirut Garuda Digandeng Jadi Ketua Dewan Pembina
Pengurus Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) mengajak Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra untuk berperan di organisasi tersebut. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Pengurus Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) mengajak Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra untuk berperan di organisasi tersebut. Irfan pun diminta untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina INACA.

“Iya betul, saya sebagai Ketua Umum INACA mengajak beliau (Irfan) untuk ikut dalam kepengurusan INACA. Beliau menyatakan bersedia. Tentu saja ini sangat baik bagi Garuda maupun untuk kemajuan industri penerbangan Indonesia,” tutur Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja di Jakarta.

Dikatakan Denon, pihaknya juga telah menyampaikan hal ini kepada Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang juga mendapatkan sambutan sangat positif. Sebab Garuda Indonesia kembali ikut serta di kepengurusan INACA.



Di samping mengajak Irfan, Denon memastikan beberapa direksi Garuda Indonesia juga akan masuk dalam kepengurusan INACA yang baru sebagai ketua bidang. Dan tentu saja itu menjadi energi tambahan bagi INACA untuk memajukan industri penerbangan Indonesia.

“Kami menyambut positif masuknya beberapa direksi Garuda Indonesia di kepengurusan baru INACA. Ini menjadi tambahan kekuatan untuk organisasi demi memajukan industri penerbangan kita,” kata Denon.

Sebelumnya ketika INACA menggelar Rapat Umum Anggota Tahunan 2019 dan memilih kepengurusan baru, Garuda Indonesia tidak masuk di dalamnya. Setelah pergantian susunan direksi Garuda Indonesia pada Januari 2020, maka maskapai milik negara ini menyatakan kesediaannya ikut dalam kepengurusan INACA.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak