alexametrics

Meriang ke Rp14.025, Rupiah Sakit Delapan Hari Beruntun

loading...
Meriang ke Rp14.025, Rupiah Sakit Delapan Hari Beruntun
Rupiah turun 85 poin ke level Rp14.025 per dolar Amerika Serikat. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Virus corona yang menyebar global telah membuat nilai tukar rupiah tidak bertenaga melawan dolar Amerika Serikat (USD). Kamis (27/2/2020), rupiah di pasar spot ditutup meriang 85 poin atau 0,61% ke Rp14.025 per USD.

Sesi pembukaan, rupiah di pasar spot Bloomberg, menguat tipis 6 poin atau 0,04% ke level Rp13.934 per USD, dibanding penutupan Rabu lalu di Rp13.940 per USD.

Sepanjang Kamis ini, rupiah ditransaksikan di level Rp13.934-Rp14.025 per USD. Hasil ini membuat rupiah telah sakit alias melemah selama delapan hari berturut-turut.



Yahoo Finance mencatat rupiah pada Kamis petang, melemah 160 poin atau 1,15% menjadi Rp14.020 per USD, dibanding posisi Rp13.860 per USD pada Rabu kemarin. Hari ini, rupiah bergerak di Rp13.860-Rp14.020 per USD.

Pelemahan rupiah masih dari faktor eksternal, yaitu dampak penyebaran virus corona secara global. Dari dalam negeri, ekonomi Indonesia diperkirakan mengalami kontraksi di kuartal I 2020 akibat dampak corona. Bahkan Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2020 berada di bawah 5%.

Mengutip dari Reuters, dolar AS juga mendapat dorongan berkat imbal hasil obligasi pemerintah AS dan terhentinya pembicaraan dagang Inggris dan Uni Eropa. Sehingga membuat investor banyak memilih dolar sebagai aset berlindung yang aman.

Melansir dari CNBC, indeks USD yang melacak kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, merangkak naik ke 98,908, mendekati level awal pekan di 99,051.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak