alexametrics

Analis: Krisis Berpotensi Terjadi Tahun Ini

loading...
Analis: Krisis Berpotensi Terjadi Tahun Ini
Pengamat pasar modal memperingatkan kemungkinan terjadinya krisis ekonomi pada tahun ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pengamat pasar modal yang merupakan pendiri LBP Lucky Bayu Purnomo, mengingatkan krisis ekonomi berpotensi terjadi apabila tren penurunan ekonomi saat ini terus berlanjut. Menurutnya, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 5.600 sudah menandakan indeks berpeluang terjun hingga level 5.000.

"Target pelemahan berikutnya ada di level 5.500. Kemungkinan besok tercapai. Sore ini indeks diprediksi ke level 5.515," ujar Lucky di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Lebih lanjut dia mengingatkan potensi krisis dapat terjadi, apabila negara berkembang dan maju mengalami koreksi kinerja ekonomi. Keterkaitan ekonomi lintas negara menurutnya akan saling berdampak satu sama lain. Saat ini mitra dagang utama Indonesia adalah China, AS, dan Eropa yang ketiganya diprediksi akan terkena dampak virus Corona.



"Ada faktor makro dan mikro. Apabila mitra dagang utama Indonesia mengalami koreksi, tidak menutup kemungkinan penurunan kualitas ekonomi dan ujungnya adalah krisis," ujar dia.

Lebih lanjut dia mengatakan dalam jangka pendek ada beberapa hal yang harus dilakukan otoritas pasar modal, BEI dan OJK. Menurutnya saat ini otoritas harus mempertimbangkan adanya kebijakan buy back untuk saham saham BUMN dengan penurunan terendah, namun memiliki nilai fundamental yang baik. "Buy back hanya upaya menahan sementara. Bukan jadi bendungan untuk banjir kerugian," ujar dia.

Berikutnya otoritas harus mencermati saham saham yang memiliki transaksi tidak wajar, agar tidak ikut serta mempengaruhi transaksi yang wajar. Dengan harapan, bahwa pelemahan yang terjadi dapat disikapi dengan kondisi pasar yang sebenarnya atau bukan karena pengaruh transaksi saham yang tiba-tiba memiliki transaksi tidak wajar.

"Otoritas harus tetap menjaga pengawasan terhadap Anggota Bursa agar mampu menciptakan transaksi kondusif," tandas Lucky.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak