alexametrics

COVID-19 Hantam Sektor Bisnis, Warren Buffett: Bukan Alasan Menjual Saham

loading...
COVID-19 Hantam Sektor Bisnis, Warren Buffett: Bukan Alasan Menjual Saham
Chairman dan CEO Berkshire Hathaway (BRK-A, BRK-B) Warren Buffett mengatakan, bahwa kejatuhan pasar saham seperti yang disaksikan saat ini usai dihantam wabah virus corona menjadi hal baik baginya. Foto/Dok
A+ A-
NEW YORK - Chairman dan CEO Berkshire Hathaway (BRK-A, BRK-B) Warren Buffett mengatakan, bahwa kejatuhan pasar saham seperti yang disaksikan saat ini usai dihantam wabah virus corona menjadi hal baik baginya. Meski virus Corona (COVID-19) mempengaruhi banyak sektor bisnis, namun menurutnya bukan menjadi alasan untuk menjual saham.

"Kami adalah pembeli saham sepanjang waktu. Kebanyakan orang menyukai untuk menyimpan, maka mereka harus pergi markets saat pasar turun. Ini saatnya membeli (saham) dengan harga yang lebih rendah," ujar Warren Buffett kepada CNBC.

Komentar Buffett dilontarkan saat Dow Jones turun sekitar 800 poin atau 3%. Sejak awal pekan, saham di seluruh dunia mengalami kejatuhan akibat wabah virus corona yang menyebarnya terus meningkat. Kondisi ini memburuk ketika ketakutan bahwa ekonomi global bakal terdampak terus mencuat dan menjadi perhatian para pelaku pasar.



Lebih lanjut Buffett menerangkan, bahwa dirinya secara khusus bukanlah spesialis atau orang yang ahli mengenaik virus Corona (COVID-19). Namun Ia memperingatkan bahwa,"pengaruhnya secara persentase terhadap sektor bisnis akan signifikan".

Namun Ia menegaskan kembali, bahwa investor seharusnya lebih fokus pada jangka panjang, bukan jangka pendek. "Jika Anda membeli sebuah bisnis, dan itu adalah saham... Anda akan memilikinya selama 10 atau 20 tahun," katanya.

"Pertanyaan sebenarnya adalah: 'Apakah Outlook 10 tahun atau 20 tahun untuk bisnis Amerika berubah dalam 24 jam terakhir atau 48 jam?," ungkap Buffett yang juga mencatat bahwa banyak saham di portofolio Berkshire Hathaway telah berada di sana selama beberapa dekade.

'Apapun Bisa Terjadi Pada Harga Saham Besok'


Dalam surat tahunannya kepada para pemegang saham Berkshire Hathaway, yang dirilis pada hari Sabtu, Buffett mengutarakan bahwa dia mengharapkan saham bisa mengalahkan Obligasi seiring berjalannya waktu. "Apa pun bisa terjadi pada harga saham besok. Sesekali, akan ada kejatuhan besar di pasar, mungkin besarannya 50% atau bahkan lebih besar," ujarnya.

'Aksi Jual Adalah Peluang Membeli'

Kemudian kepada CNBC, Buffett mencatat bahwa aksi jual pada pasar yang mencapai sekitar 3% yang terjadi hampir tak terhitung jumlahnya dalam sejarah. Dan mereka akhirnya, ternyata menjadi kesempatan.

"Saya tidak bisa memikirkan satu (3% Sell-off) Anda seharusnya membeli. Bagaimana bisa ini menjadi berita buruk kecuali Anda harus menjual? Kami pasti tidak akan menjual," terang Buffet.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak