alexametrics

Tumbuh 47%, Bank Ina Salurkan Kredit Rp2,5 Triliun

loading...
Tumbuh 47%, Bank Ina Salurkan Kredit Rp2,5 Triliun
PT Bank Ina Perdana Tbk di 2019 mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp2,5 triliun, naik 47% dari tahun 2018. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - PT Bank Ina Perdana Tbk (Bank Ina) sepanjang tahun lalu membukukan total aset sebesar Rp5,3 triliun, tumbuh 37% dari posisi akhir tahun 2018 sebesar Rp3,8 triliun.

Pertumbuhan aset Bank Ina pada tahun 2019 terutama didorong oleh pertumbuhan DPK sebesar 58% menjadi Rp4 triliun diakhir 2019 dan penyaluran kredit yang diberikan, sebesar Rp2,5 triliun, atau naik 47% dari tahun 2018.

Direktur Utama Bank Ina Daniel Budirahayu mengatakan, perseroan hingga saat ini telah memiliki 29 jaringan kantor yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Bank Ina telah meresmikan Kantor Cabang baru yang berlokasi di Jalan H. Zainul Arifin No.29/55-B, Madras Hulu dan Kantor Kas Indogrosir di Jalan Sisingamangaraja 12 No.3 Km 6,5, Medan Amplas, yang merupakan Kantor ke 30 dan 31.



“Untuk itu kami berharap Kantor Cabang Medan yang diresmikan hari ini mampu mendorong gairah berusaha, merespons potensi lokal agar lebih berdaya, dan menjadi mitra terdepan pemerintah dalam mendorong kemajuan perekonomian kota Medan,” kata Daniel dalam pers rilisnya di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Bank Ina saat ini juga mendapat dukungan dari grup besar pemegang saham, yakni Salim Grup, hal ini menjadikan peluang bisnis kian terbuka bagi Bank Ina. Komitmen para Pemegang Saham diwujudkan tidak hanya dalam bentuk permodalan, tetapi juga brand value, knowledge dan skill. Produk-produk yang ditawarkan beragam tabungan, giro, deposito, M-banking, internet banking, Virtual Account.

Daniel menyebutkan pihaknya pun menggencarkan digitalisasi layanan perbankan melalui mobile banking dan internet banking.

Bank Ina di tahun 2020 ini akan fokus di perdagangan Small and medium-sized enterprises (SMEs) dan pembiayaan makro. Dengan jaringan Grup Salim yang cukup besar, Bank Ina juga akan masuk ke ekosistem Salim Grup, seperti supplier financing, dan makro financing.

“Dengan fokus pada segmen usaha kecil dan menengah serta masyarakat umum, kami terus berupaya untuk melakukan inovasi yang berorientasi kepada pengalaman perbankan yang lebih baik. Kami juga terus mengusahakan peningkatan pelayanan nasabah untuk kepuasan yang lebih optimal,” pungkasnya.

Hal ini dilakukan antara lain dengan bersinergi dengan Indogrosir yang memiliki jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak