alexametrics

Pasar Saham Terjangkit Virus Corona, Pekan Terburuk Sejak Krisis Keuangan 2008

loading...
Pasar Saham Terjangkit Virus Corona, Pekan Terburuk Sejak Krisis Keuangan 2008
Pasar saham di seluruh dunia tengah menghadapi minggu terburuk sejak krisis keuangan global pada 2008 lalu ketika ketakutan atas dampak dari wabah virus corona (Covid-19) terus mencengkeram investor. Foto/Ilustrasi
A+ A-
LONDON - Pasar saham di seluruh dunia tengah menghadapi minggu terburuk sejak krisis keuangan global pada 2008 lalu ketika ketakutan atas dampak dari wabah virus corona (Covid-19) terus mencengkeram investor. Pada Jumat pagi, bursa saham di Eropa turun tajam dimana indeks FTSE 100 London tenggelam lebih dari 3%.

Sementara pasar saham Asia mengalami kerugian yang lebih besar, sedangkan di Amerika Serikat (AS) yakni Dow Jones mencatat penurunan poin terbesar dalam satu hari pada perdagangan, Kamis waktu setempat. Investor sendiri mecemaskan dampak virus corona bisa memicu resesi global.

Berita lebih banyak kasus terjangkit virus corona terus mencuat, terutama yang terbaru dari Italia hingga menimbulkan keprihatinan bahwa epedemi ini bisa berdampak lebih besar terhadap ekonomi dari yang diprediksi sebelumnya. "Pasar terlalu optimis dan sekarang mungkin terlalu pesimis," kata Iris Pang, ekonom China Raya di ING seperti dilansir BBC, Jumat (28/2/2020).



Seorang ahli strategi saham dari Standard Chartered Bank, Mayank Mishra menambahkan, "sebelumnya pasar sempat sedikit mengalami pemulihan saat jumlah infeksi di China melambat sebagai akibat dari kebijakan isolasi terhadap mereka yang terduga terinfeksi virus corona. Akan tetapi penyebaran virus corona di luar China seperti Korea Selatan, Italia dan Jepang telah kembali menimbulkan ketakutan," sambungnya.

Semua indeks saham utama Eropa anjlok sangat dalam, saat perdagangan pada hari Jumat menyusut tahan dimana indeks Dax Jerman membuka dengan kejatuhan 3,6%. Selanjutnya indeks Cac 40 Prancis juga ambruk hingga 3,1%.

Sebelumnya di Asia, indeks Nikkei 225 Jepang turun 3,7% yang menjadikannya selama satu minggu terakhir telah merosot lebih dari 9%. Indeks saham utama Australia, ASX200 ambruk melewati 3,3% pada hari Jumat, juga menderita kejatuhan terbesar sejak krisis keuangan 2008.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak