Berawal dari Hobi, Pengusaha Ikan Hias Untung hingga Puluhan Juta
Rabu, 12 Maret 2025 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
Setelah mendapatkan pendanaan dari Fintag, kini Gunawan bisa menjual sebanyak 200-300 ekor ikan cupang aduan. Harga yang ditawarkan pun beragam, untuk ikan lokal dengan kualitas standar biasanya dihargai Rp100 ribu untuk tiga ekor, atau Rp250 ribu per ekor untuk yang kualitasnya bagus. Sedangkan ikan cupang impor harganya bisa mencapai Rp500-750 ribu. Dengan pendapatan tersebut, ia bisa mengantongi rata-rata omzet Rp10 juta dalam sebulan.
"Fintag sangat membantu usaha saya dari 2018 yang awalnya pengajuan masih konvensional dan sekarang bisa lewat aplikasi. Jadi sangat mudah. Saya sudah lama ada rencana ingin tambah kios, semoga bisa terus dapat dukungan dari Fintag," lanjut Gunawan.
Masalah yang sering dihadapi untuk mengembangkan usaha adalah keterbatasan biaya seperti yang dialami Gunawan. Akibatnya, banyak usaha yang hanya berjalan di tempat saja dan bahkan cenderung menurun.
Dengan meminjam dana dari Pindar, pengusaha dapat menggunakannya sebagai modal untuk pengembangan bisnis. Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan dana tersebut berasal dari Pindar resmi dan berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Warga Arab Saudi Hobi Pelihara Ikan Hias, Peluang Ekspor Terbuka Lebar
Business Development Manager Fintag Redy Rusdiyanto mengatakan sebagai platform Pindar resmi dan berizin, Fintag fokus untuk memberikan pendanaan kepada sektor produktif seperti halnya usaha yang dilakukan oleh Bapak Gunawan.
"Fintag sangat membantu usaha saya dari 2018 yang awalnya pengajuan masih konvensional dan sekarang bisa lewat aplikasi. Jadi sangat mudah. Saya sudah lama ada rencana ingin tambah kios, semoga bisa terus dapat dukungan dari Fintag," lanjut Gunawan.
Masalah yang sering dihadapi untuk mengembangkan usaha adalah keterbatasan biaya seperti yang dialami Gunawan. Akibatnya, banyak usaha yang hanya berjalan di tempat saja dan bahkan cenderung menurun.
Dengan meminjam dana dari Pindar, pengusaha dapat menggunakannya sebagai modal untuk pengembangan bisnis. Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan dana tersebut berasal dari Pindar resmi dan berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Warga Arab Saudi Hobi Pelihara Ikan Hias, Peluang Ekspor Terbuka Lebar
Business Development Manager Fintag Redy Rusdiyanto mengatakan sebagai platform Pindar resmi dan berizin, Fintag fokus untuk memberikan pendanaan kepada sektor produktif seperti halnya usaha yang dilakukan oleh Bapak Gunawan.
Lihat Juga :