Kemantapan Jalan Nasional Jateng-Yogya Capai 92,31%, Siap Gas Mudik Lebaran
Senin, 17 Maret 2025 - 15:22 WIB
loading...
Kemantapan jalan nasional di Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai 92,31%. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan kemantapan jalan nasional di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai 92,31%. Hal ini memastikan ruas jalan nasional di wilayah tersebut siap melayani arus mudik lebaran 2025.
"Sepanjang total 1.887,29 km jalan nasional yang kami tangani di dua provinsi ini, 92,31%-nya sudah berstatus mantap. Artinya, rute-rute utama mudik sudah optimal untuk dilalui. Kami ingin pastikan pemudik merasa nyaman," ujar Dody dalam keterangan resmi, Senin (17/3/2025).
Baca Juga: Kereta Lebaran Jarak Jauh Masih Tersedia 1,4 Juta Kursi
Dody menambahkan capaian ini juga tercermin dari data BBPJN yang ia terima di Provinsi Jateng 1.580,95 km dengan kemantapan 91,28% dan di Provinsi DIY 306,34 km dengan kemantapan 97,65%.
Selain itu, Dody menggarisbawahi upaya masif yang telah dilakukan pemerintah sejak awal tahun. Menurutnya, pemeliharaan rutin jalan—seperti penambalan lubang dan perbaikan drainase terus diakselerasi agar siap menghadapi curah hujan serta lonjakan volume kendaraan saat mudik.
"Sepanjang total 1.887,29 km jalan nasional yang kami tangani di dua provinsi ini, 92,31%-nya sudah berstatus mantap. Artinya, rute-rute utama mudik sudah optimal untuk dilalui. Kami ingin pastikan pemudik merasa nyaman," ujar Dody dalam keterangan resmi, Senin (17/3/2025).
Baca Juga: Kereta Lebaran Jarak Jauh Masih Tersedia 1,4 Juta Kursi
Dody menambahkan capaian ini juga tercermin dari data BBPJN yang ia terima di Provinsi Jateng 1.580,95 km dengan kemantapan 91,28% dan di Provinsi DIY 306,34 km dengan kemantapan 97,65%.
Selain itu, Dody menggarisbawahi upaya masif yang telah dilakukan pemerintah sejak awal tahun. Menurutnya, pemeliharaan rutin jalan—seperti penambalan lubang dan perbaikan drainase terus diakselerasi agar siap menghadapi curah hujan serta lonjakan volume kendaraan saat mudik.
Lihat Juga :