Penasihat Danantara: Tarif Trump Bisa Bikin Sistem Keuangan Global Kolaps
Senin, 14 April 2025 - 14:00 WIB
loading...
Miliarder dan anggota Dewan Penasihat BPI Danantara Ray Dalio memberi peringatan bahaya tarif Trump. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A
A
A
JAKARTA - Investor miliarder Ray Dalio telah memperingatkan bahwa Amerika Serikat menghadapi risiko ekonomi yang jauh lebih besar daripada resesi biasa. Anggota Dewan Penasihat BPI Danantara itu beralasan bahwa kebijakan tarif agresif Presiden AS Donald Trump dan utang yang membengkak dapat memicu kehancuran sistem keuangan global.
Berbicara di acara Meet the Press di NBC pada hari Minggu, pendiri Bridgewater Associates itu mengatakan bahwa dunia berada pada titik kritis, yang ditandai oleh perubahan mendalam dalam tatanan politik, ekonomi, dan geopolitik – faktor-faktor yang menurutnya secara historis telah menyebabkan krisis yang parah.
Baca Juga: PM Jepang: Tarif Trump Berpotensi Ganggu Tatanan Ekonomi Global
"Saya pikir saat ini kita berada pada titik pengambilan keputusan dan sangat dekat dengan resesi," kata Dalio. "Dan saya khawatir tentang sesuatu yang lebih buruk daripada resesi jika ini tidak ditangani dengan baik," ujarnya, seperti dilansir Russia Today, senin (14/4/2025).
Dalio menjelaskan bahwa ekonomi AS menghadapi beberapa tantangan yang tumpang tindih, yakni meningkatnya utang, perpecahan politik internal, meningkatnya ketegangan geopolitik, dan pergeseran kekuatan global. "Masa-masa seperti itu sangat mirip dengan tahun 1930-an," ia memperingatkan.
Berbicara di acara Meet the Press di NBC pada hari Minggu, pendiri Bridgewater Associates itu mengatakan bahwa dunia berada pada titik kritis, yang ditandai oleh perubahan mendalam dalam tatanan politik, ekonomi, dan geopolitik – faktor-faktor yang menurutnya secara historis telah menyebabkan krisis yang parah.
Baca Juga: PM Jepang: Tarif Trump Berpotensi Ganggu Tatanan Ekonomi Global
"Saya pikir saat ini kita berada pada titik pengambilan keputusan dan sangat dekat dengan resesi," kata Dalio. "Dan saya khawatir tentang sesuatu yang lebih buruk daripada resesi jika ini tidak ditangani dengan baik," ujarnya, seperti dilansir Russia Today, senin (14/4/2025).
Dalio menjelaskan bahwa ekonomi AS menghadapi beberapa tantangan yang tumpang tindih, yakni meningkatnya utang, perpecahan politik internal, meningkatnya ketegangan geopolitik, dan pergeseran kekuatan global. "Masa-masa seperti itu sangat mirip dengan tahun 1930-an," ia memperingatkan.
Lihat Juga :