Tinggal Kenangan, Ini Alasan Tupperware Tutup di Indonesia Setelah 33 Tahun Beroperasi
Senin, 14 April 2025 - 16:38 WIB
loading...
Tupperware resmi menutup operasionalnya di Indonesia setelah 33 tahun beroperasi. FOTO/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Tupperware resmi menutup operasionalnya di Indonesia setelah 33 tahun beroperasi. Adapun seluruh aktivitas bisnis dihentikan per 31 Januari 2025.
Kabar mengejutkan ini disampaikan langsung melalui akun media sosial resmi perusahaan dan mengundang reaksi dari berbagai kalangan terutama para pelanggan setia yang telah lama mengenal produk-produk rumah tangga ikonik ini.
Manajemen menungkapkan, alasan penutupan ini merupakan bagian dari langkah restrukturisasi yang tengah dilakukan oleh perusahaan induk, Tupperware Brands Corporation berbasis di Amerika Serikat (AS). Upaya ini dilakukan untuk mengatasi krisis keuangan berkepanjangan yang melanda perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Melansir dari Reuters, Tupperware Brands sempat mengajukan perlindungan dari kebangkrutan pada September 2024 lalu. Meskipun saat itu berhasil menghindari kebangkrutan penuh, kondisi keuangannya terus memburuk.
Baca Juga: Tupperware Resmi Tutup, Akhir Cerita 33 Tahun Menemani Keluarga Indonesia
Penurunan penjualan secara global, ditambah tekanan dari kompetitor yang menawarkan produk sejenis dengan harga lebih terjangkau, membuat perusahaan ini semakin tersisih di pasar. Kondisi semakin rumit karena Tupperware gagal menarik perhatian konsumen dari generasi muda.
Kabar mengejutkan ini disampaikan langsung melalui akun media sosial resmi perusahaan dan mengundang reaksi dari berbagai kalangan terutama para pelanggan setia yang telah lama mengenal produk-produk rumah tangga ikonik ini.
Manajemen menungkapkan, alasan penutupan ini merupakan bagian dari langkah restrukturisasi yang tengah dilakukan oleh perusahaan induk, Tupperware Brands Corporation berbasis di Amerika Serikat (AS). Upaya ini dilakukan untuk mengatasi krisis keuangan berkepanjangan yang melanda perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.
Melansir dari Reuters, Tupperware Brands sempat mengajukan perlindungan dari kebangkrutan pada September 2024 lalu. Meskipun saat itu berhasil menghindari kebangkrutan penuh, kondisi keuangannya terus memburuk.
Baca Juga: Tupperware Resmi Tutup, Akhir Cerita 33 Tahun Menemani Keluarga Indonesia
Penurunan penjualan secara global, ditambah tekanan dari kompetitor yang menawarkan produk sejenis dengan harga lebih terjangkau, membuat perusahaan ini semakin tersisih di pasar. Kondisi semakin rumit karena Tupperware gagal menarik perhatian konsumen dari generasi muda.
Lihat Juga :