PetroChina Gelar Pelatihan Membordir bagi Penyandang Disabilitas
Rabu, 23 April 2025 - 15:49 WIB
loading...
Para peserta penyandang disabilitas mengikuti pelatihan menyulam dan membordir selama 5 hari yang dgelar PetroChina. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT PetroChina Internasional Jabung Ltd menggelar pelatihan menyulam dan membordir untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan para penyandang disabilitas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.Dukungan bagi penyandang disabilitas itu merupakan kerja sama dari program PPM PetroChina Internasional Jabung Ltd dengan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tanjabbar yang diikuti peserta dari siswa sekolah luar biasa (SLB).
Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Hj Fadhilah Sadat saat membuka pelatihan yang berlangsung selama 5 hari, Senin hingga Jumat (21-25 April 2025), itu menyampaikan apresiasi kepada PetroChina atas dukungan dan kerja samanya dalam berbagai bentuk pelatihan dan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Baca Juga: 10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan ke Berapa?
"Kegiatan ini sangat spesial karena melibatkan anak-anak penyandang disabilitas yang memiliki potensi besar. Melalui pelatihan ini, kami berharap mereka dapat menjadi lebih mandiri, berkarakter, dan berprestasi," kata Anwar Sadat dalam keterangannya, Rabu (23/4/2025).
Pelatihan ini menurutnya tidak hanya memberikan keterampilan teknis tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk bekerja sama dan tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain di masa depan. Sementara itu, Pimpinan PetroChina International Jabung Ltd yang diwakili oleh Government and Relations Superintendent Lasmo menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar tersebut sebagai bentuk keseriusan PetroChina Internasional Jabung Ltd dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Tanjabbar, termasuk kepada penyandang disabilitas.
"Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendukung pengembangan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan inklusif dan peningkatan kemampuan praktis bagi penyandang disabilitas," ungkap Lasmo.
Kepala Dinas Koperindag Sawaludin F Tanjung menambahkan, pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan penyandang disabilitas melalui pengembangan keterampilan, sekaligus mendukung visi-misi Bupati dan Wakil Bupati dalam pemberdayaan usaha mikro. "Sebanyak 19 peserta dari wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, termasuk anak-anak SLB, mengikuti pelatihan intensif selama lima hari, dengan bimbingan 3 narasumber kompeten," ungkapnya.
Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Hj Fadhilah Sadat saat membuka pelatihan yang berlangsung selama 5 hari, Senin hingga Jumat (21-25 April 2025), itu menyampaikan apresiasi kepada PetroChina atas dukungan dan kerja samanya dalam berbagai bentuk pelatihan dan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Baca Juga: 10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan ke Berapa?
"Kegiatan ini sangat spesial karena melibatkan anak-anak penyandang disabilitas yang memiliki potensi besar. Melalui pelatihan ini, kami berharap mereka dapat menjadi lebih mandiri, berkarakter, dan berprestasi," kata Anwar Sadat dalam keterangannya, Rabu (23/4/2025).
Pelatihan ini menurutnya tidak hanya memberikan keterampilan teknis tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk bekerja sama dan tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain di masa depan. Sementara itu, Pimpinan PetroChina International Jabung Ltd yang diwakili oleh Government and Relations Superintendent Lasmo menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar tersebut sebagai bentuk keseriusan PetroChina Internasional Jabung Ltd dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Tanjabbar, termasuk kepada penyandang disabilitas.
"Ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendukung pengembangan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan inklusif dan peningkatan kemampuan praktis bagi penyandang disabilitas," ungkap Lasmo.
Kepala Dinas Koperindag Sawaludin F Tanjung menambahkan, pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan penyandang disabilitas melalui pengembangan keterampilan, sekaligus mendukung visi-misi Bupati dan Wakil Bupati dalam pemberdayaan usaha mikro. "Sebanyak 19 peserta dari wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, termasuk anak-anak SLB, mengikuti pelatihan intensif selama lima hari, dengan bimbingan 3 narasumber kompeten," ungkapnya.
Lihat Juga :