Rutin Beri Yield Besar, Investor Nantikan Dividen TUGU Tahun Ini

Jum'at, 25 April 2025 - 19:05 WIB
loading...
Rutin Beri Yield Besar,...
Potensi pembagian dividen tahun buku 2024 akan menjadi salah satu agenda yang paling dinanti para investor dalam RUPS tahunan TUGU pekan depan. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk ( TUGU ) dijadwalkan menggelar rapat umum pemegang saham ( RUPS ) tahunan awal pekan depan, Selasa 29 April 2025.Sebanyak7 agenda akan dibahas dalam RUPS tahunan tersebut, termasuk penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2024, atau potensi pembagian dividen.

Pembagian dividen emiten ini termasuk yang ditunggu oleh para analis dan investor karena TUGU rutin membagikan dividen dengan yield yang cukup besar. Pada tahun buku 2023 lalu misalnya, TUGU membagikan dividen dengan rasio pembayaran 40% yang setara dengan Rp123,26 per saham. Dividen itu memiliki yield 12,7%.

Baca Juga: Laba Tugu Insurance Naik 363% Jadi Rp46,02 Miliar di Januari 2025

Bahkan, pada saat pandemi emiten ini masih membagikan dividen yang cukup besar. Pada tahun buku 2022, TUGU tercatat membagikan dividen Rp138,86 miliar atau 40% dan tahun buku 2021, dividen yang dibagikan mencapai Rp126,59 miliar atau 40% dari laba. Imbal hasil dividen untuk 2022 mencapai 4% dan 2021 mencapai 5%.

Analis Phintraco Sekuritas Nurwachidah mengatakan, sejak go public pada 2018 lalu, emiten ini selalu membagikan dividen dengan rasio pembayaran minimal 30% dari laba bersih. Bahkan pada tiga tahun terakhir, rasio pembayaran naik menjadi 40% dari laba bersih. "Kalau menggunakan asumsi payout ratio sekitar 40% maka dividen berada di kisaran Rp280 miliar atau Rp78,75 per saham. Dividen yield masih di atas 7,6% jadi masih cukup menarik," tutur Nurwachidah dalam keterangannya, Jumat (25/4/2025).

Baca Juga: Konflik Kashmir Memanas! Tentara India dan Pakistan Saling Tembak di Perbatasan

Menurut dia, saham yang konsisten membagikan dividen dengan yield menarik cocok untuk dijadikan salah satu pilihan investasi jangka panjang. Terlebih, saham emiten tersebut menurutnya masih memiliki valuasi yang menarik alias murah. Beberapa faktor yang jadi sorotan adalah rasio price to book value (PBV) TUGU masih di bawah 0,4% dengan price to earning ratio (PER) masih di bawah 0,6x.

PBV adalah metode valuasi yang membandingkan nilai buku suatu emiten dengan harga pasarnya. Adapun PER merupakan metode valuasi yang membandingkan laba bersih per saham dengan harga pasarnya. Semakin rendah PBV dan PER mencerminkan saham tersebut relatif lebih murah, dan begitu pula sebaliknya.

"Umumnya emiten dengan dividen yield tinggi akan mengalami koreksi sebentar. Namun, dengan valuasi saham yang cukup rendah, koreksi ini tidak sebanding dengan potensi kenaikan," ujarnya.

Saham TUGU tercatat telah telah melesat 14,69% dalam 9 hari terakhir perdagangan bursa. Berdasarkan data dari Bloomberg ada 6 analis yang memberikan proyeksi terhadap saham TUGU, Semuanya memberikan rekomendasi beli atau buy dengan target harga di Rp1.410 hingga Rp2.435.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Perkuat Pasar Ekspor...
Perkuat Pasar Ekspor dan Kanal Digital, MBTO Tatap Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Perkuat Pembangunan...
Perkuat Pembangunan Daerah, Askrindo Jalin Sinergi Strategis dengan Kabupaten Soppeng
Tower Bersama Umumkan...
Tower Bersama Umumkan Dividen Rp1,06 Triliun pada RUPS Tahunan
Saat Kerja Keras dan...
Saat Kerja Keras dan Dedikasi Mendapat Penghargaan
Rekomendasi
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved