Lawan Tarif Trump, Kemendag Siapkan 21 Perjanjian Dagang Baru dengan Berbagai Negara
Jum'at, 25 April 2025 - 21:24 WIB
loading...
Pemerintah tengah menyiapkan 21 perjanjian dagang dengan berbagai negara di tengah ketatnya kebijakan tarif resiprokal Presiden Donald Trump. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan saat ini Pemerintah tengah menyiapkan 21 perjanjian dagang dengan berbagai negara di tengah ketatnya kebijakan tarif resiprokal Presiden AS Donald Trump .
Wamen Roro menjelaskan, perjanjian dagang baru ini diharapkan bisa mendiversifikasi pasar Amerika untuk menjaga kinerja ekspor Indonesia. Targetnya, beberapa perjanjian dagang tersebut bisa segera direalisasikan pada tahun ini.
"Saya ingin menyampaikan, ada beberapa hal yang kita lakukan di Kementerian Perdagangan (hadapi kebijakan tarif Trump ), untuk mencari solusi, pertama kita melakukan diversifikasi pasar ekspor kita," ujarnya saat ditemui di Menara Kadin, Jumat (25/4/2025).
Baca Juga: Negosiasi Tarif, Airlangga Sebut AS Apresiasi Proposal dari Indonesia
Wamen Roro menjelaskan, Indonesia merupakan negara non blok sehingga perlu pertimbangan lebih dalam ketika merespons kebijakan suatu negara agar tidak terlihat berpihak. Termasuk menjaga stabilitas dengan negara mitra seperti Amerika ataupun China.
"Kita memiliki 21 perjanjian dagang dengan negara-negara, dan terdapat 16 perjanjian yang sedang dalam tahap negosiasi. Kita sebetulnya sudah cukup lama, bagaimana perluas pasar internasional, juga meratifikasi perdagangan kita," kata Wamen Roro.
Wamen Roro menjelaskan, perjanjian dagang baru ini diharapkan bisa mendiversifikasi pasar Amerika untuk menjaga kinerja ekspor Indonesia. Targetnya, beberapa perjanjian dagang tersebut bisa segera direalisasikan pada tahun ini.
"Saya ingin menyampaikan, ada beberapa hal yang kita lakukan di Kementerian Perdagangan (hadapi kebijakan tarif Trump ), untuk mencari solusi, pertama kita melakukan diversifikasi pasar ekspor kita," ujarnya saat ditemui di Menara Kadin, Jumat (25/4/2025).
Baca Juga: Negosiasi Tarif, Airlangga Sebut AS Apresiasi Proposal dari Indonesia
Wamen Roro menjelaskan, Indonesia merupakan negara non blok sehingga perlu pertimbangan lebih dalam ketika merespons kebijakan suatu negara agar tidak terlihat berpihak. Termasuk menjaga stabilitas dengan negara mitra seperti Amerika ataupun China.
"Kita memiliki 21 perjanjian dagang dengan negara-negara, dan terdapat 16 perjanjian yang sedang dalam tahap negosiasi. Kita sebetulnya sudah cukup lama, bagaimana perluas pasar internasional, juga meratifikasi perdagangan kita," kata Wamen Roro.
Lihat Juga :