IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan ke 6.700, Investor Pantau Data Inflasi
Senin, 28 April 2025 - 07:21 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi melanjutkan penguatan pada Senin (28/4/2025), melanjutkan tren kenaikan sejak akhir pekan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diproyeksi melanjutkan penguatan pada Senin (28/4/2025), melanjutkan tren kenaikan pada Jumat (25/4). Sesi terakhir, IHSG tercatat menguat 0,99% ke level 6.678.
Secara teknikal, pergerakan IHSG dinilai masih solid dengan bertahan di atas pivot 6.700, meski indikator Stochastic RSI menunjukkan area overbought. Baca Juga: IHSG Berpotensi Menguat Pekan Depan, Investor Pantau Data Inflasi dan Ekonomi AS
"IHSG masih memiliki peluang untuk menguji kembali level 6.700 pada perdagangan Senin (28/4)," tulis tim riset Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Dari sisi domestik, pelaku pasar akan mencermati rilis data inflasi Indonesia yang dijadwalkan keluar pada Kamis (2/5). Inflasi tahunan diperkirakan naik menjadi 1,2% pada April, dari sebelumnya 1,03% di Maret. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan permintaan selama periode Idulfitri.
Sementara itu, inflasi inti diperkirakan mengalami kenaikan terbatas sebesar 20 basis poin menjadi 2,5%, menurut riset Phintraco.
Secara teknikal, pergerakan IHSG dinilai masih solid dengan bertahan di atas pivot 6.700, meski indikator Stochastic RSI menunjukkan area overbought. Baca Juga: IHSG Berpotensi Menguat Pekan Depan, Investor Pantau Data Inflasi dan Ekonomi AS
"IHSG masih memiliki peluang untuk menguji kembali level 6.700 pada perdagangan Senin (28/4)," tulis tim riset Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Dari sisi domestik, pelaku pasar akan mencermati rilis data inflasi Indonesia yang dijadwalkan keluar pada Kamis (2/5). Inflasi tahunan diperkirakan naik menjadi 1,2% pada April, dari sebelumnya 1,03% di Maret. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan permintaan selama periode Idulfitri.
Sementara itu, inflasi inti diperkirakan mengalami kenaikan terbatas sebesar 20 basis poin menjadi 2,5%, menurut riset Phintraco.
Lihat Juga :