Perluas Portofolio, Home Credit Tawarkan Pembiayaan Modal Usaha hingga Rp50 Juta
Senin, 28 April 2025 - 16:36 WIB
loading...
PT Home Credit Indonesia dalam acara Ngobrol Bareng di Jakarta, Senin (28/4/2025). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Home Credit Indonesia memperkuat portofolio layanan pembiayaan pada 2025 dengan meluncurkan kembali layanan Fasilitas Modal Usaha serta menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra baru guna mendorong inklusi keuangan nasional.
Fasilitas Modal Usaha ditawarkan dengan limit pembiayaan hingga Rp50 juta, khusus bagi pelanggan terpilih yang memiliki riwayat pembayaran baik dan telah atau akan memulai usaha. Layanan ini sempat dihentikan setelah berakhirnya masa kebijakan stimulus pandemi, dan kini kembali dihadirkan menyesuaikan dengan regulasi terbaru.
"Kami melihat semakin banyak masyarakat Indonesia yang memulai atau mengembangkan bisnis. Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di Indonesia, kami ingin membantu mewujudkan impian mereka melalui layanan ini," ujar Chief Customer Management Officer Home Credit, Cahyadi Poernomo, di Jakarta, Senin (28/4).
Baca Juga: 4 Negara Pemilik Cadangan Emas Terbesar di Dunia, Intip Gudang Penyimpanannya
Fasilitas Modal Usaha melengkapi layanan pembiayaan Home Credit lainnya seperti Pembiayaan Barang, Kredit Multiguna, FlexiCash, proteksi, dan BayarNanti. Pada 2024, total pembiayaan yang disalurkan perusahaan mencapai Rp9,8 triliun, meningkat 5,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sektor Pembiayaan Barang, Home Credit terus memperluas jaringan dengan menggandeng mitra baru, antara lain toko furnitur asal Jepang, Nitori, serta Electronic Pro. Produk yang ditawarkan mencakup smartphone, perabot rumah tangga, hingga peralatan elektronik.
"Kami akan terus memperluas kerja sama agar layanan pembiayaan semakin mudah diakses masyarakat. Selain itu, layanan ini juga membantu pengelolaan arus kas pribadi saat memenuhi kebutuhan barang," kata Chief Sales Officer Home Credit, Dolly Susanto.
Fasilitas Modal Usaha ditawarkan dengan limit pembiayaan hingga Rp50 juta, khusus bagi pelanggan terpilih yang memiliki riwayat pembayaran baik dan telah atau akan memulai usaha. Layanan ini sempat dihentikan setelah berakhirnya masa kebijakan stimulus pandemi, dan kini kembali dihadirkan menyesuaikan dengan regulasi terbaru.
"Kami melihat semakin banyak masyarakat Indonesia yang memulai atau mengembangkan bisnis. Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di Indonesia, kami ingin membantu mewujudkan impian mereka melalui layanan ini," ujar Chief Customer Management Officer Home Credit, Cahyadi Poernomo, di Jakarta, Senin (28/4).
Baca Juga: 4 Negara Pemilik Cadangan Emas Terbesar di Dunia, Intip Gudang Penyimpanannya
Fasilitas Modal Usaha melengkapi layanan pembiayaan Home Credit lainnya seperti Pembiayaan Barang, Kredit Multiguna, FlexiCash, proteksi, dan BayarNanti. Pada 2024, total pembiayaan yang disalurkan perusahaan mencapai Rp9,8 triliun, meningkat 5,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sektor Pembiayaan Barang, Home Credit terus memperluas jaringan dengan menggandeng mitra baru, antara lain toko furnitur asal Jepang, Nitori, serta Electronic Pro. Produk yang ditawarkan mencakup smartphone, perabot rumah tangga, hingga peralatan elektronik.
"Kami akan terus memperluas kerja sama agar layanan pembiayaan semakin mudah diakses masyarakat. Selain itu, layanan ini juga membantu pengelolaan arus kas pribadi saat memenuhi kebutuhan barang," kata Chief Sales Officer Home Credit, Dolly Susanto.
Lihat Juga :