Maskapai Penerbangan China dan Boeing Paling Parah Kena Hantam Tarif Trump

Rabu, 30 April 2025 - 09:19 WIB
loading...
Maskapai Penerbangan...
Maskapai penerbangan China dan Boeing terdampak paling besar dari tarif impor terbaru Amerika Serikat (AS). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Maskapai penerbangan China dan Boeing terdampak paling besar dari tarif impor terbaru Amerika Serikat (AS). Hal ini disampaikan oleh Kementerian Perdagangan China yang berharap Washington akan mendengarkan kekhawatiran perusahaan dan menciptakan lingkungan perdagangan yang stabil.

Pernyataan tersebut menjadi komentar pertama Beijing seputar dampak tarif pada industri penerbangan, sejak pengiriman tiga pesawat Boeing 737 MAX kepada maskapai China terpaksa harus putar balik kembali ke Amerika Serikat.

Boeing pekan lalu mengatakan sejumlah pelanggannya di China telah mengindikasikan bahwa mereka tidak akan menerima pengiriman pesawat baru akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump, dan ingin menjual kembali puluhan pesawat.

Baca Juga: Korban Perang Tarif, Pesawat Boeing Pesanan Maskapai China Putar Balik ke AS

"China bersedia mendukung kerja sama bisnis normal antara kedua negara," kata kementerian menanggapi pertanyaan media tentang pesawat yang dikembalikan.

Selain itu Kementerian Perdagangan China meminta Washington untuk menciptakan lingkungan yang dapat diprediksi untuk perdagangan dan investasi.

"Maskapai penerbangan China dan Boeing sangat menderita," kata kementerian itu, sembari menambahkan bahwa tarif AS telah mengganggu rantai pasokan global, transportasi udara, dan kegiatan investasi.

Beijing mengaku sangat prihatin terkait dengan dampak perang dagang. Pelaku bisnis mengatakan, China telah membebaskan beberapa impor AS dari tarif 125% dan meminta perusahaan untuk mengidentifikasi barang-barang penting yang mereka butuhkan untuk dapat mengimpor tanpa retribusi.

Baca Juga: Boeing Boncos Rp188,8 Triliun di Tahun Penuh Krisis, Kerugian Terparah Sejak 2020

Pembuat mesin pesawat Prancis, Safran mengatakan telah diberitahu bahwa China telah memberikan pembebasan tarif pada beberapa suku cadang peralatan kedirgantaraan, termasuk mesin dan roda pendaratan.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Rekomendasi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Berita Terkini
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Infografis
Daftar Lengkap 14 Negara...
Daftar Lengkap 14 Negara yang Diancam Tarif Baru Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved