KB Bank Bukopin Catat Laba Bersih Konsolidasi Rp352 Miliar di Kuartal I-2025

Kamis, 01 Mei 2025 - 18:19 WIB
loading...
KB Bank Bukopin Catat...
PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) melaporkan kinerja pada kuartal I-2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) dan entitas anak berhasil membukukan laba bersih konsolidasi Rp352 miliar di kuartal I-2025. Capaian ini menunjukkan pemulihan signifikan dari kerugian bersih konsolidasi Rp827 miliar pada periode sama tahun lalu.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya perbaikan fundamental yang dilakukan secara menyeluruh melalui program transformasi sejak 2021, setelah KB Bank resmi menjadi bagian dari KB Financial Group (KBFG).

“Hasil positif ini mencerminkan komitmen kami untuk membangun bank yang sehat dan kompetitif. Dengan dukungan penuh dari KB Financial Group, kami terus mempercepat transformasi di seluruh lini untuk memastikan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan," ujar Direktur Utama KB Bank, Woo Yeul Lee dalam pernyataannya, Kamis (1/5).

Baca Juga: Migrasi NGBS Sukses, KB Bank Komitmen Beri Layanan Terbaik untuk Nasabah

Pendapatan bunga dan syariah bersih konsolidasi tercatat sebesar Rp248 miliar, meningkat 8,93% dibandingkan Rp228 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pada tingkat entitas induk, KB Bank menunjukkan pertumbuhan kredit yang sehat di seluruh segmen usaha.

Kredit lancar pada segmen ritel mengalami peningkatan pesat sebesar 22,68%, diikuti segmen korporasi tumbuh 12,14%, dan segmen UMKM yang meningkat 3,29%. Secara keseluruhan, portofolio kredit lancar tumbuh sebesar 14,87% secara tahunan.

Pertumbuhan kredit turut mendongkrak pendapatan bunga bersih menjadi Rp184 miliar, naik 11,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Margin bunga bersih (NIM) juga mengalami perbaikan menjadi 1,09% dari sebelumnya 0,94%.

Perbaikan kualitas aset juga terus berlanjut. Rasio kredit berkualitas rendah (LAR) turun signifikan menjadi 23,41% dari 34,33% pada periode yang sama tahun lalu. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto juga menunjukkan tren perbaikan, membaik menjadi 9,10% dari sebelumnya 9,92%.

KB Bank juga mencatat penguatan likuiditas dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 10,86% year on year (yoy) menjadi Rp43,83 triliun pada kuartal I-2025. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan dana murah (CASA) sebesar 16,83% year on year, dari Rp10,60 triliun menjadi Rp12,38 triliun.

Baca Juga: KB Bank Gelar Customer Gathering, Apresiasi untuk Nasabah dan Mitra Usaha

Pada akhir Kuartal I-2025, KB Bank berhasil menyelesaikan proses migrasi sistem core banking ke platform Next Generation Banking System (NGBS). Migrasi ini membuka peluang efisiensi operasional bagi KB Bank ke depan dengan NGBS memberikan integrasi data yang lebih baik sehingga memungkinkan pengambilan keputusan strategis lebih cepat.

KB Bank melalui infrastruktur terintegrasi dapat memenuhi kebutuhan layanan perbankan bagi nasabah dengan lebih cepat, serta menghadirkan inovasi dan solusi dengan pengalaman yang lebih personal, selaras dengan standar global dan DNA KB Financial Group. Woo Yeul Lee menambahkan, keberhasilan migrasi ke NGBS dan dukungan teknologi, KB Bank siap memasuki babak baru pertumbuhan berkelanjutan.

"Kami memiliki komitmen jangka panjang di Indonesia, dan kinerja awal tahun ini adalah langkah awal dari perjalanan yang lebih besar. Dengan strategi yang terfokus, eksekusi yang disiplin, serta sistem digital yang unggul, kami siap menciptakan lompatan pertumbuhan berikutnya," jelasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blibli Kembali Masuk...
Blibli Kembali Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
KB Bank dan Bali United...
KB Bank dan Bali United FC Jalin Kerja Sama Strategis
Cara Akses eKinerja...
Cara Akses eKinerja BKN dan Membuat SKP ASN dengan Mudah, Simak Panduannya
Rekomendasi
Sidang PK Nikita Mirzani...
Sidang PK Nikita Mirzani Ditunda hingga 1 Juli 2026, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Mantan Dirjen PHU Hilman Latief terkait Kasus Kuota Haji
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Berita Terkini
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved