Kedaulatan Pangan, Kementan Kukuhkan 26 YAA dan Duta Brigade Pangan Inspiratif

Jum'at, 02 Mei 2025 - 08:44 WIB
loading...
Kedaulatan Pangan, Kementan...
Kementan mengukuhkan 26 Young Ambassador Agriculture (YAA) 2025. Mereka yang terpilih diminta mengajak ribuan pemuda bergerak di bidang pertanian guna mencapai kedaulatan pangan nasional. Foto/Dok. SindoNews
A A A
BOGOR - Kementerian Pertanian ( Kementan ) mengukuhkan 26 Young Ambassador Agriculture (YAA) 2025. Para YAA terpilih diminta mengajak ribuan generasi muda untuk bergerak di bidang pertanian guna mencapai kedaulatan pangan .

Mereka ini dikukuhkan melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS). Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) juga memberikan penghargaan kepada Duta Brigade Pangan Inspiratif dari 12 provinsi. Ke-12 provinsi itu yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Papua Selatan. Baca juga: Dialog Bersama Delegasi SSTC, Kementan Bangga Programnya Jadi Inspirasi Negara Lain

Brigade Pangan adalah salah satu program Kementan untuk mewujudkan swasembada pangan. caranya melalui penerapan teknologi modern dengan cara mengajak masyarakat khususnya generasi muda agar mau terlibat pada sektor pertanian .

Langkah transformasi terus dilakukan Kementan untuk menarik generasi muda terlibat dalam ekosistem pertanian. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai peran pemuda sangat krusial dalam mewujudkan swasembada pangan.

"Optimisme kebangkitan pertanian Indonesia harus terus dijaga, terutama oleh generasi muda. Jika seluruh anak muda bergerak, dalam 10 tahun ke depan, Indonesia bisa menjadi negara superpower di sektor pangan," katanya dalam siaran pers, Jumat (2/5/2025).

Kepala BPPSDMP Kementan Idha Widi Arsanti mengatakan, Young Ambassador harus menjadi agen perubahan di sektor pertanian. Terutama dalam menginspirasi ribuan anak muda untuk terjun sebagai petani muda.

Ia menyebut langkah itu perlu dilakukan secara masif karena menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini tercatat 52% atau sekitar 140 juta penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Namun hanya 6 juta di antaranya yang merupakan petani muda.

Ia meminta para YAA dari angkatan pertama hingga 2025 bahu-membahu menarik sisa generasi muda sebanyak 134 juta orang agar ikut menjadi bagian dari ekosistem pertanian. Young Ambassador Agriculture tidak boleh hanya menjadi label, tetapi harus memiliki peran nyata untuk mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

"Tentu saja ini menjadi tantangan bagi kita semua. Terutama kepada para Young Ambassador, untuk kemudian bisa mengajak berjuta-juta lainnya menjadi petani milenial," jelasnya.

Ia juga menantang setiap YAA agar dapat mengajak 1.000-10.000 anak muda lainnya. Untuk menarik ribuan hingga jutaan petani muda, para YAA harus melakukan langkah konkret agar usaha mereka berkembang dan berdampak pada lingkungan sekitar.

Project Manager Program YESS Miko Harjanti mengatakan, pemilihan Young Ambassador Agriculture merupakan salah satu upaya YESS menarik kalangan muda dengan memunculkan kisah-kisah petani muda sukses yang prospektif dan menguntungkan. Baca juga: 6 Bulan Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kedaulatan Pangan Bukan Mimpi

"Kami berharap mereka bisa membentuk narasi bahwa petani muda itu prospektif dan menguntungkan, melalui aktivitas di media sosial maupun kegiatan sosial mereka dalam merekrut anak muda di sekitarnya untuk membudidayakan padi, hortikultura, peternakan, atau sektor agribisnis lainnya yang terbukti cuanable menguntungkan bagi mereka," jelasnya.

"Harapan kami, Young Ambassador terpilih mampu memberdayakan masyarakat sekitar, memanfaatkan media sosial untuk memberi pengaruh positif, dan meyakinkan anak muda bahwa bertani itu keren," tuturnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Sinergi Polri-Swasta...
Sinergi Polri-Swasta Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved