Intip Kinerja Kliring Berjangka Indonesia di Tengah Gejolak Global

Jum'at, 02 Mei 2025 - 20:04 WIB
loading...
Intip Kinerja Kliring...
Di tengah tantangan geopolitik dan gejolak Perang Dagang global, PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) mencatatkan kinerja yang baik sepanjang 2024 hingga Kuartal I/2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Di tengah tantangan geopolitik dan gejolak perang dagang global, PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) sebagai bagian dari Holding BUMN Danareksa berhasil mencatatkan kinerja yang baik sepanjang 2024 hingga Kuartal I/2025. PT KBI tidak hanya mempertahankan posisinya sebagai penyedia jasa kliring terdepan di sektor Perdagangan Berjangka, tetapi juga memperkuat peran sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang dengan pertumbuhan volume transaksi mencapai 120% secara tahunan (YoY).

Sepanjang 2024, PT KBI membukukan peningkatan pendapatan sebesar 25,4% dan laba bersih 22% (YoY), didorong oleh ekspansi bisnis kliring dan layanan resi gudang. Pada sisi transaksi komoditas, PT KBI mencatatkan penerbitan 1.058 resi gudang dengan nilai transaksi Rp2.871 triliun, sementara volume kontrak berjangka tumbuh 10,5% (YoY).

Baca Juga: Mudahkan Transaksi Bursa Berjangka, PT KBI Bekerja Sama dengan BRI sebagai BPDM

Tidak berhenti di aspek bisnis, PT KBI juga menjunjung tinggi konsep Triple Bottom Line (TBL) dengan menjaga keselarasan People, Profit, dan Planet (3P). Hal ini diwujudkan dengan aktif dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mencakup tiga pilar prioritas: Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan.

Salah satu inisiatif unggulan adalah Program Pembangunan Infrastruktur Pertanian berupa sarana pengairan (Sumur Dalam dan Water Torn) untuk mendukung Integrated Farming System (IFS) kelompok Tani Sedyo Manunggal I di Sukoharjo, Jawa Tengah sejalan dengan agenda Swasembada Pangan Pemerintah.

Direktur Utama PT KBI, Budi Susanto menegaskan, bahwa transformasi layanan berbasis teknologi menjadi kunci peningkatan kepuasan pelanggan ke level 89,5% pada 2024, naik 2,6% dari tahun sebelumnya. “Inovasi sistem ini juga memperkuat daya saing perusahaan di tengah dinamika pasar,” ujarnya.

Menyambut peralihan pengawasan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), PT KBI telah menyusun strategi tiga pilar: penguatan kolaborasi dengan regulator melalui penyesuaian kebijakan, penyelarasan sistem manajemen risiko sesuai standar OJK-BI, serta peningkatan kapabilitas SDM melalui program upskilling.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Lembaga Kliring Dinilai...
Lembaga Kliring Dinilai Berperan Penting dalam Perlindungan Masyarakat
Ditengah Krisis Timur...
Ditengah Krisis Timur Tengah, ICDX Catat Lonjakan Transaksi Kontrak Berjangka Minyak Mentah
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
10 Contoh Teks Berita...
10 Contoh Teks Berita dengan Unsur 5W + 1H Berbagai Tema
Yayasan Muslim Sinarmas...
Yayasan Muslim Sinarmas Wakafkan Al-Quran kepada PP Muhammadiyah
Rekomendasi
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Terkini
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved