Presiden Prabowo Bangun 25 Ribu Gudang Baru usai Mentan Lapor Gudang Bulog Penuh

Minggu, 04 Mei 2025 - 10:11 WIB
loading...
Presiden Prabowo Bangun...
Presiden Prabowo menginstruksikan pembangunan 25 ribu gudang improvisasi berbahan tahan lama yang dapat bertahan hingga 10 tahun.
A A A
JAKARTA - Melimpahnya produksi beras nasional membawa tantangan baru: gudang Bulog nyaris penuh. Menanggapi laporan langsung dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak cepat dengan memberi solusi konkret.

“Alhamdulillah, tahun ini produksi beras dan jagung kita melimpah. Pak Menteri (Amran) datang ke saya bilang, ‘Pak, kita bingung, nggak ada gudangnya," ungkap Presiden Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional di SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Jumat (2/5/2025).

Sebagai respons cepat, Presiden menginstruksikan pembangunan 25 ribu gudang improvisasi berbahan tahan lama yang dapat bertahan hingga 10 tahun. Gudang-gudang ini akan dibangun di berbagai wilayah sebagai solusi jangka pendek, sambil menunggu pembangunan gudang permanen di tingkat desa.

“25 ribu gudang improvisasi yang akan dibuat dari bahan-bahan yang lumayan bisa bertahan 5 - 10 tahun, sembari nanti kita akan bangun di tiap desa,” ujar Presiden Prabowo.

Tak hanya solusi jangka pendek, Presiden Prabowo juga menyiapkan solusi jangka panjang lewat program Koperasi Merah Putih di 80 ribu desa. Setiap desa nantinya tidak hanya memiliki gudang permanen, tetapi juga fasilitas cold storage untuk menyimpan hasil pertanian yang mudah rusak, serta armada truk untuk mempermudah distribusi langsung ke pasar atau Bulog.

“Setiap desa akan memiliki cold storage. Buah dan sayur bisa disimpan lebih lama, tidak cepat rusak. Kami juga siapkan truk agar hasil panen bisa langsung dikirim,” jelas Presiden.

Sebelumnya, dalam acara Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) di Banyuasin, Sumatra Selatan (23/4/2025), Presiden juga telah meminta seluruh unsur BUMN, TNI, dan Polri membantu membangun gudang sementara dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah agar efisien.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen Presiden dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Berbagai kebijakan yang digulirkan terbukti mendorong lonjakan produksi: menurut data BPS hingga April 2025, produksi gabah mencapai 13,9 juta ton, sementara stok beras nasional telah melampaui 3 juta ton, tertinggi dalam 23 tahun terakhir.

Selain itu, serapan beras Bulog juga mengalami lonjakan: 1 juta ton diserap dalam sebulan terakhir, total 1,7 juta ton dari Januari hingga April 2025 — seluruhnya berasal dari petani lokal, tanpa impor.

Kebijakan pendukung lainnya termasuk peningkatan kuota pupuk bersubsidi hingga 100%, reformasi distribusi, serta kenaikan harga gabah petani menjadi Rp6.500/kg. Langkah-langkah ini memberikan insentif kuat bagi petani untuk meningkatkan hasil panen mereka.

Dengan produksi melimpah dan gudang baru di desa-desa, Indonesia selangkah lebih dekat menuju swasembada pangan yang berdaulat
(tar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Presiden Prabowo Jadi...
Presiden Prabowo Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Rekomendasi
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Tetapkan Cuti Bersama ASN 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved