Arab Saudi Investasi Rp10.000 Triliun di AS, China Kebagian Rp55 Triliun

Jum'at, 16 Mei 2025 - 21:46 WIB
loading...
Arab Saudi Investasi...
Selain menjalin kerja sama investasi dengan AS, Arab Saudi juga memperkuat kerja sama ekonomi dengan China. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Arab Saudi mengumumkan kerja sama investasi bersejarah dengan Amerika Serikat (AS) senilai USD600 miliar atau sekitar Rp10.000 triliun selama empat tahun ke depan. Investasi ini mencakup berbagai sektor strategis seperti pertahanan, energi, teknologi, infrastruktur dan kesehatan yang diumumkan saat kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman ke AS dan forum bisnis di Riyadh.

Baca Juga: 4 Kesepakatan Bersejarah AS-Arab Saudi, Salah Satunya Jual Beli Senjata Rp2.348 Triliun

Namun, selain investasi di AS, Arab Saudi juga memperkuat kerja sama ekonomi dengan China dengan menandatangani 57 kesepakatan senilai lebih dari USD3,73 miliar atau sekitar Rp55 triliun dalam Forum Bisnis Saudi-China di Beijing.

"Kerja sama perdagangan antara Arab Saudi dan China telah melampaui USD107 miliar, menggarisbawahi kekuatan dan kepentingan strategis hubungan ekonomi bilateral kedua negara," ujar Menteri Lingkungan Hidup, Air, dan Pertanian Arab Saudi, Abdulrahman Alfadley seperti dikutip dari Watcher Guru pada Jumat (16/5).

Dia menambahkan, China kini menjadi mitra dagang utama Arab Saudi dengan menyumbang sekitar 18% dari total perdagangan luar negeri kerajaan tersebut. Adapun kesepakatan ini tidak hanya fokus pada aspek finansial, tetapi juga mencakup berbagai proyek di bidang lingkungan, air, pertanian, perikanan dan sektor peternakan.

Baca Juga: Arab Saudi Teken Kesepakatan Lebih dari Rp4.982 Triliun dengan AS

Inisiatif utama termasuk program pertukaran pengetahuan untuk teknik daur ulang air, pengembangan kapasitas manusia, stasiun budidaya rumput laut, dan fasilitas produksi bahan bakar nabati. Arab Saudi berkomitmen untuk terus memperluas pengaruhnya di pasar global dan meningkatkan kerja sama strategis dengan negara-negara besar.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Rekomendasi
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Adik Keisya Levronka...
Adik Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 Miliar usai Jatuh dari Lantai 6
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
Berita Terkini
Pertaruhan Masa Depan...
Pertaruhan Masa Depan Ketahanan Energi, Komut Pertamina Cek Keandalan GRR Tuban
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Tawarkan Likuiditas Cepat dan Privat bagi Pelaku Bisnis
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
AQUA Masih Dominasi...
AQUA Masih Dominasi Penjualan Air Mineral di Berbagai Kota Besar
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved