Modernisasi Toko Kelontong untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 20 Mei 2025 - 22:28 WIB
loading...
Ekosistem SRC hadir sebagai simbol harapan baru bagi UMKM, toko kelontong untuk menjadi salah satu pilar penting ekonomi kerakyatan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Selama 17 tahun, Sampoerna Retail Community (SRC) telah menjadi bagian penting dalam perjalanan transformasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) toko kelontong di Indonesia. Ekosistem SRC hadir sebagai simbol harapan baru bagi UMKM untuk menjadi salah satu pilar penting ekonomi kerakyatan .
Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS), Romulus Sutanto menegaskan, bahwa perjalanan panjang SRC selama 17 tahun telah membentuk ekosistem UMKM yang tangguh. Ia merefleksikan perjalanan SRC sebagai bukti nyata peran strategis toko kelontong dalam mendukung perekonomian nasional.
“Ekosistem SRC telah menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan yang memperkuat daya saing melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Romulus dalam perayaan ulang tahun SRC di Jakarta, Senin (19/5).
Baca Juga: Lewat Inovasi, SRC Tingkatkan Digitalisasi Toko Kelontong
SRC kini menaungi lebih dari 250.000 toko kelontong yang tersebar di seluruh pelosok negeri, yang dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga keluarga, masyarakat luas, hingga perekonomian Indonesia. Transformasi dilakukan dengan matang dan terencana.
Pertama, SRC membangun pondasi komunitas dengan pelatihan dan pendampingan yang memperkuat pengetahuan bisnis pemilik toko. Kedua, SRC menghadirkan identitas visual yang seragam dan profesional, menciptakan citra baru toko kelontong yang lebih modern.
"Ketiga, sistem distribusi diperkuat melalui kemitraan dengan Mitra SRC yang menjamin pasokan barang secara efisien. Keempat, teknologi diperkenalkan melalui aplikasi AYO by SRC yang menjadi jembatan digital antara pemilik toko, pemasok, dan konsumen,” ujar Romulus.
Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS), Romulus Sutanto menegaskan, bahwa perjalanan panjang SRC selama 17 tahun telah membentuk ekosistem UMKM yang tangguh. Ia merefleksikan perjalanan SRC sebagai bukti nyata peran strategis toko kelontong dalam mendukung perekonomian nasional.
“Ekosistem SRC telah menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan yang memperkuat daya saing melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Romulus dalam perayaan ulang tahun SRC di Jakarta, Senin (19/5).
Baca Juga: Lewat Inovasi, SRC Tingkatkan Digitalisasi Toko Kelontong
SRC kini menaungi lebih dari 250.000 toko kelontong yang tersebar di seluruh pelosok negeri, yang dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga keluarga, masyarakat luas, hingga perekonomian Indonesia. Transformasi dilakukan dengan matang dan terencana.
Pertama, SRC membangun pondasi komunitas dengan pelatihan dan pendampingan yang memperkuat pengetahuan bisnis pemilik toko. Kedua, SRC menghadirkan identitas visual yang seragam dan profesional, menciptakan citra baru toko kelontong yang lebih modern.
"Ketiga, sistem distribusi diperkuat melalui kemitraan dengan Mitra SRC yang menjamin pasokan barang secara efisien. Keempat, teknologi diperkenalkan melalui aplikasi AYO by SRC yang menjadi jembatan digital antara pemilik toko, pemasok, dan konsumen,” ujar Romulus.
Lihat Juga :