Rosan Roeslani Angkat Bicara soal Kabar Ray Dalio Tinggalkan Danantara

Rabu, 28 Mei 2025 - 17:29 WIB
loading...
Rosan Roeslani Angkat...
CEO Danantara, Rosan Roeslani, membantah kabar bahwa Ray Dalio batal bergabung Danantara. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani, membantah kabar bahwa Ray Dalio batal bergabung sebagai penasihat di lembaga pengelola dana kekayaan negara baru, Daya Anagata Nusantara (Danantara).

"Saya baru minggu lalu ketemu timnya, termasuk adiknya, Mark Dalio. Pembicaraan berjalan lancar. Kami juga baru saja Zoom. Jadi tidak benar kalau dibilang batal," ujar Rosan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/5).

Baca Juga: Danantara Bakal Pangkas 888 BUMN dan Anak Usaha, Sisakan 200 Perusahaan

Rosan menegaskan bahwa nama Ray Dalio masih tercantum dalam jajaran penasihat Danantara. "Iya, masih ada di tim. Minggu lalu kami ketemu dengan seluruh timnya," lanjut dia.

Sebelumnya, laporan Bloomberg menyebut bahwa Ray Dalio memutuskan untuk tidak melanjutkan keterlibatannya dalam proyek Danantara, hanya dua bulan setelah pengumuman resmi pengangkatannya sebagai penasihat.

Pendiri perusahaan investasi global Bridgewater Associates itu disebut-sebut telah mengundurkan diri secara diam-diam. Tidak dijelaskan alasan pasti mengapa Dalio menarik diri dari struktur organisasi lembaga yang dibentuk atas inisiatif Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Dalam laporan itu, ketidakhadiran Dalio disebut menjadi pukulan bagi proyek Danantara, yang tengah berupaya menarik kepercayaan pasar dan investasi internasional. Ketiadaan Dalio juga mencuat di tengah kekhawatiran terhadap transparansi dan arah strategis lembaga ini.

Presentasi resmi Danantara kepada sejumlah investor asing pada Mei lalu menunjukkan susunan dewan penasihat yang hanya terdiri dari empat nama, tanpa mencantumkan Ray Dalio.

Dewan penasihat yang ditampilkan meliputi ekonom Jeffrey Sachs, mantan manajer investasi Chapman Taylor, eks Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra, serta mantan pimpinan Asia Credit Suisse Group AG, Helman Sitohang.

Baca Juga: Dividen BUMN Kini Dikelola Danantara, Setoran PNBP Langsung Jeblok

Juru Bicara Danantara, Kania Sutisnawinata, menyebutkan bahwa pihaknya sedang menyempurnakan program kerja dan rencana bisnis. Ia tidak memberikan keterangan spesifik mengenai posisi Ray Dalio dalam struktur penasihat.

Sementara, juru bicara Dalio menolak berkomentar. Chapman Taylor mencantumkan perannya di Danantara dalam profil LinkedIn-nya. Sachs mengatakan bersedia memberikan pandangan ekonomi secara pro bono tanpa kompensasi. Thaksin dan Sitohang belum dapat dimintai keterangan.

Danantara dibentuk untuk mengelola portofolio perusahaan BUMN strategis dan dividen mereka yang bernilai miliaran dolar, dengan tujuan memperkuat perekonomian nasional melalui investasi jangka panjang.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Arus Kas Kontraktor...
Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Sambut DSI Prabowo,...
Sambut DSI Prabowo, PKB Ingatkan Transparansi dan Keberpihakan ke Petani
Dony Oskaria Kecam Kriminalisasi...
Dony Oskaria Kecam Kriminalisasi Kakek Mujiran: BUMN Harus Hadir untuk Rakyat
Rekomendasi
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Berita Terkini
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Infografis
3 Negara yang Senang...
3 Negara yang Senang jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved