Perang Tarif Makin Panas! Eropa Siap Balas Rencana Trump

Minggu, 01 Juni 2025 - 14:36 WIB
loading...
Perang Tarif Makin Panas!...
Uni Eropa (UE) bakal mengambil tindakan balasan atas rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang menggandakan tarif impor baja dan aluminium menjadi 50%. Foto/Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Uni Eropa (UE) bakal mengambil tindakan balasan atas rencana Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang menggandakan tarif impor baja dan aluminium menjadi 50%, dari sebelumnya 25%. Kabar ini kembali memanaskan sentimen perang dagang antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Juru bicara Komisi Eropa menyesalkan keputusan Trump. Pasalnya, keputusan ini dinilai merusak upaya negosiasi yang sedang berjalan dan menambah ketidakpastian di ekonomi global.

"Langkah AS juga dapat meningkatkan biaya bagi konsumen dan pelaku usaha di kedua sisi Atlantik,” katanya dilansir Investing, Minggu (1/6/2025).

Baca Juga: 10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Terparah Kehilangan Rp727 Triliun

Komisi Eropa menegaskan pihaknya telah menangguhkan tindakan balasan sebelumnya demi membuka ruang dialog. Namun apabila tidak tercapai solusi bersama, Uni Eropa akan memberlakukan langkah-langkah retaliasi yang telah dikonsultasikan secara menyeluruh.

"Komisi Eropa saat ini tengah menyelesaikan konsultasi internal terkait tindakan balasan. Jika tidak ada solusi yang bisa diterima kedua belah pihak, maka langkah tersebut akan berlaku otomatis pada 14 Juli- atau lebih cepat jika diperlukan," kata juru bicara itu.

Sebelumnya Trump mengumumkan kenaikan tarif terhadap produk impor baja tepat sehari sebelumnya saat mengunjungi Pittsburgh - Pennsylvania, dalam rangka mempromosikan akuisisi US Steel oleh Nippon Steel senilai USD14,9 miliar.

Dalam kesempatan itu, Ia menegaskan kebijakan tarif ini dimaksudkan untuk melindungi lapangan kerja di sektor baja dalam negeri. Langkah Trump ini juga memicu kecaman dari mitra dagang lainnya, termasuk Kanada dan Australia. Kamar Dagang Kanada menyebut kebijakan tersebut bertentangan dengan semangat kerja sama ekonomi regional.

“Ini merusak rantai pasok baja dan aluminium yang efisien dan saling menguntungkan,” ujar Presiden Kamar Dagang Kanada, Candace Laing.

Serikat Pekerja Baja Kanada pun menyebut kebijakan ini sebagai "serangan langsung terhadap industri dan pekerja Kanada". Baca Juga: Tarif Trump Belum Selesai, Giliran Bea Impor Baja Naik dari 25% Menjadi 50 Persen

Tercatat AS saat ini merupakan pengimpor baja terbesar dunia di luar Uni Eropa, dengan volume mencapai 26,2 juta ton pada 2024, menurut Departemen Perdagangan AS.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
China Komitmen Borong...
China Komitmen Borong Produk Pertanian AS Senilai Rp301 Triliun hingga 2028
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Rekomendasi
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved