Perum Bulog Tegaskan Komitmen dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 03 Juni 2025 - 11:41 WIB
loading...
Perum Bulog Tegaskan...
Perum Bulog menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Perum Bulog kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan berpartisipasi aktif dalam Seremonial Tanam Padi di Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, BUMN, aparat keamanan, dan petani dalam mewujudkan swasembada pangan.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh, Wakil Bupati Mojokerto Muh. Rizal Oktavian, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf. Rully Noriza, Kapolres Kabupaten Mojokerto AKBP Dr. Ihram Kustarto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Nuryadi, serta Kepala Desa Bicak Yunita Dwi Ratnasari.

Direktur Bisnis Perum Bulog, Febby Novita, menyampaikan bahwa Bulog secara konsisten menjalankan tugas pemerintah sebagai offtaker hasil panen petani. "Kami senang mendengar langsung bahwa para petani di Desa Bicak telah merasakan kehadiran Bulog. Bahkan sebelum masa tanam ini, BULOG melalui Kantor Cabang Mojokerto telah menyerap gabah hasil panen secara optimal," ujar dia dalam keterangannya, Selasa (3/6).

Hingga saat ini, serapan gabah dan beras oleh Perum Bulog di Jawa Timur telah mencapai lebih dari 500 ribu ton. Kontribusi Desa Bicak sebesar 122 ton dan Kecamatan Trowulan mencapai 768 ton. Capaian ini menjadi bagian penting dalam penguatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) secara nasional.

Febby menegaskan bahwa kegiatan tanam raya bukan sekadar seremoni, melainkan simbol semangat baru untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. “Ini adalah hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, BUMN pangan, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan,” katanya.

Perum Bulog juga memastikan komitmennya untuk terus menyerap hasil panen petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram, sesuai ketetapan pemerintah.

"Kami optimistis produktivitas dan kesejahteraan petani akan terus meningkat, yang pada akhirnya mendorong ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan," tegas Febby.

Baca Juga: Dirut Pupuk Indonesia Ungkap Peran Penting Pupuk Dukung Swasembada Pangan

Setelah kegiatan di Mojokerto, rombongan melanjutkan kunjungan ke Sentra Pengolahan Beras (Rice to Rice/RTR) dan Gudang Perum Bulog di Banjar Kemantren, Kabupaten Sidoarjo. Di lokasi ini, Febby menjelaskan proses pengolahan beras mulai dari intake beras, penggilingan, hingga pengemasan.

Kehadiran RTR menjadi bukti nyata modernisasi dalam sektor pertanian yang mampu meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi beras nasional. Selain itu, Wamen BUMN juga meninjau langsung stok Cadangan Beras Pemerintah yang disimpan di Gudang Bulog Sidoarjo sebagai bentuk kesiapan dalam menjamin ketersediaan pangan nasional.

Baca Juga: Cadangan Beras 4 Juta Ton, Mentan Amran: Tak Lagi Swasembada, Tapi Sudah Kedaulatan

Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antar lembaga dan stakeholder dalam menjaga stabilitas pasokan pangan, sekaligus mendukung kesejahteraan petani di daerah. Dengan komitmen dan kolaborasi yang terus diperkuat, Perum Bulog optimistis dapat berkontribusi signifikan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Operasikan Command Center,...
Operasikan Command Center, Pupuk Indonesia Perkuat Pengawasan Pupuk Subsidi
Sinergi Polri-Swasta...
Sinergi Polri-Swasta Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Rekomendasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved