Mendorong Literasi Keuangan Digital di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Selasa, 03 Juni 2025 - 15:48 WIB
loading...
Mendorong Literasi Keuangan...
Dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami, Angga mengajak publik untuk mengenal sistem kerja Bitcoin secara menyeluruh, termasuk peluang dan risikonya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketidakstabilan ekonomi global saat ini menimbulkan tantangan tersendiri bagi masyarakat Indonesia dalam menjaga kondisi finansial mereka. Meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 4,87% (year-on-year) pada kuartal I 2025 sebagaimana dirilis oleh Kementerian Keuangan, dampak perlambatan global masih terasa.

Hal ini diperparah oleh tingginya suku bunga serta konflik geopolitik yang turut memengaruhi pasar dan daya beli. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyampaikan, bahwa perekonomian nasional masih mampu bertahan.

"Perekonomian Indonesia masih menunjukkan performa yang cukup resilien di tengah tantangan perlambatan ekonomi dan ketidakpastian global," ujarnya.

Baca Juga: Pertama Kalinya Sepanjang Sejarah, Harga Bitcoin Tembus Rekor Jadi Rp1,79 Miliar

Dalam konteks tersebut, peningkatan literasi finansial menjadi sangat penting agar masyarakat dapat membuat keputusan ekonomi yang lebih cerdas. Pengetahuan mengenai cara mengatur keuangan menjadi kunci untuk menjaga kestabilan finansial rumah tangga dan lebih siap menghadapi berbagai risiko.

Bitcoin menjadi salah satu topik yang semakin banyak dibicarakan. Aset digital berbasis blockchain dengan jumlah terbatas ini menarik perhatian publik sebagai alternatif dalam melindungi kekayaan di tengah gejolak ekonomi. Meski demikian, pemahaman yang matang tetap diperlukan agar masyarakat tidak terjebak dalam pola spekulatif.

Angga Andinata, seorang edukator keuangan yang aktif sejak 2022, konsisten mengedukasi masyarakat tentang pentingnya literasi finansial sekaligus memperkenalkan Bitcoin secara berimbang. Melalui media digital, sesi webinar, hingga platform pembelajaran daring, ia terus menekankan bahwa Bitcoin idealnya dipahami sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

“Edukasi keuangan hari ini tidak cukup hanya bicara soal menabung dan dana darurat. Kita juga harus paham instrumen masa depan seperti Bitcoin, yang punya potensi besar menjaga daya beli, memberikan kebebasan finansial, dan berperan sebagai aset lindung nilai,” ujar Angga dalam salah satu sesi daringnya.

Dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami, Angga mengajak publik untuk mengenal sistem kerja Bitcoin secara menyeluruh, termasuk peluang dan risikonya. Ia percaya bahwa literasi yang kuat akan membekali masyarakat untuk lebih tahan terhadap tekanan ekonomi.

Meski fluktuatif, Bitcoin terbukti menjadi salah satu aset dengan performa terbaik dalam sepuluh tahun terakhir. Pendidikan finansial yang memadai diharapkan mampu membantu masyarakat memahami potensi tersebut tanpa terbawa arus tren sesaat.

“Risiko itu selalu ada, tapi potensi pertumbuhan Bitcoin sulit diabaikan, apalagi saat sistem keuangan konvensional menghadapi banyak tantangan struktural,” tutup Angga.

Baca Juga: 3 Negara Pemegang Bitcoin Terbesar di Dunia, Tertinggi Nilainya Tembus Rp277,4 Triliun

Melalui edukasi yang netral dan bertanggung jawab, Angga berharap masyarakat dapat membuat keputusan keuangan yang lebih logis, matang, dan tidak reaktif.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Rekomendasi
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved