Stok Beras di Pasar Induk Cipinang Rata-rata 49.960 Ton, Badan Pangan: Cukup Aman
Jum'at, 06 Juni 2025 - 17:53 WIB
loading...
A
A
A
"Kami berkunjung ke sini tentunya telah berkomunikasi dengan Bapak Menko Pangan, Bapak Mentan juga. Jadi kalau kita sudah identifikasi, kemudian action selanjutnya apa. Butuh intervensi pemerintah atau langkah lainnya," kata Arief.
Intervensi Pemerintah seperti penyaluran SPHP baru diperlukan jika memang pasokan terbatas dan atau harga merangkak naik dalam 10 hari di atas HET. Biasanya Gubernur DKI akan bersurat ke Pemerintah Pusat bila memang diperlukan tambahan pasokan ke PIBC.
"Alhamdulillah kondisi inflasi hari ini, Indonesia itu salah satu yang paling baik di 1,6%, itu salah satu inflasi yang terbaik. Inflasi pangan pun sampai hari ini kondisinya juga masih terkendali," sebut Arief.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, perkembangan inflasi pangan secara tahunan di Mei 2025 masih cukup baik di 1,60%. Sementara dibandingkan terhadap Mei 2024, jauh lebih rendah karena saat itu berada di 8,14%.
"Apalagi kita lagi senang karena forecast produksi beras Januari sampai Juli 2025 naik sampai 2,83 juta ton kalau dibandingkan 2024. Logikanya kalau stok beras banyak, produksi tinggi, harga memang tidak boleh naik," ucap Arief Prasetyo.
Data Kerangka Sampel Area (KSA) BPS, produksi beras Januari hingga Juli tahun ini diproyeksikan dapat mencapai 21,76 juta ton. Ini menandakan adanya kenaikan 14,95% terhadap Januari-Juli 2024 dan naik 3,1% dibandingkan Januari-Juli 2023.
Intervensi Pemerintah seperti penyaluran SPHP baru diperlukan jika memang pasokan terbatas dan atau harga merangkak naik dalam 10 hari di atas HET. Biasanya Gubernur DKI akan bersurat ke Pemerintah Pusat bila memang diperlukan tambahan pasokan ke PIBC.
"Alhamdulillah kondisi inflasi hari ini, Indonesia itu salah satu yang paling baik di 1,6%, itu salah satu inflasi yang terbaik. Inflasi pangan pun sampai hari ini kondisinya juga masih terkendali," sebut Arief.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, perkembangan inflasi pangan secara tahunan di Mei 2025 masih cukup baik di 1,60%. Sementara dibandingkan terhadap Mei 2024, jauh lebih rendah karena saat itu berada di 8,14%.
"Apalagi kita lagi senang karena forecast produksi beras Januari sampai Juli 2025 naik sampai 2,83 juta ton kalau dibandingkan 2024. Logikanya kalau stok beras banyak, produksi tinggi, harga memang tidak boleh naik," ucap Arief Prasetyo.
Data Kerangka Sampel Area (KSA) BPS, produksi beras Januari hingga Juli tahun ini diproyeksikan dapat mencapai 21,76 juta ton. Ini menandakan adanya kenaikan 14,95% terhadap Januari-Juli 2024 dan naik 3,1% dibandingkan Januari-Juli 2023.
Lihat Juga :