Bahlil Bicara Soal Misteri Kapal JKW dan Dewi Iriana di Tambang Nikel Raja Ampat

Selasa, 10 Juni 2025 - 15:34 WIB
loading...
Bahlil Bicara Soal Misteri...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membantah tudingan keterlibatan Jokowi dalam aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya. Ia juga membantah keberadaan kapal pengangkut nikel yang disebut-sebut menggunakan nama "JKW-Dewi Iriana" berkaitan dengan Jokowi dan Iriana.

"Gak ada itu. Gimana bisa? Izin-izinnya keluar jauh sebelum pemerintahan Pak Jokowi," ujar Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/6).

Baca Juga: 4 Izin Tambang di Raja Ampat Resmi Dicabut, Bahlil Ungkap Daftarnya

Pemerintah, lanjut Bahlil, telah mencabut empat Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Raja Ampat. Semua izin tersebut, kata dia, diterbitkan jauh sebelum Jokowi menjabat sebagai presiden.

"IUP-nya keluar tahun 2004 dan 2006, masih di masa ketika kewenangan pemberian izin tambang ada di pemerintah daerah," kata Bahlil.

Ia juga menegaskan, salah satu perusahaan tambang di wilayah itu, yakni PT Gag Nikel (GAGN) telah memiliki kontrak karya (KK) sejak era Orde Baru.

"PT GAGN sudah ada sejak tahun 1972. Kontrak karyanya dari tahun 1998, sebelum era reformasi. Jadi tidak ada kaitannya dengan Presiden Jokowi sama sekali," katanya.

Sebelumnya, isu dugaan keterlibatan Jokowi mencuat setelah beredar foto-foto kapal pengangkut nikel yang menggunakan nama "JKW Mahakam" dan "Dewi Iriana".

Baca Juga: Prabowo Perintahkan 4 Izin Usaha Tambang di Raja Ampat Dicabut

Kapal-kapal tersebut disebut-sebut beroperasi di sekitar Pulau Gag, lokasi tambang nikel yang dikelola oleh PT GAGN. Kemiripan nama kapal dengan inisial mantan Presiden Jokowi dan mantan Ibu Negara Iriana memicu spekulasi publik di media sosial. Sejumlah pihak bahkan menuduh adanya keterlibatan keluarga presiden dalam bisnis nikel di kawasan konservasi tersebut.

Menanggapi itu, Bahlil meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi tanpa dasar. Ia menekankan pentingnya verifikasi data sebelum menyebarkan informasi ke ruang publik.

"Kalau mau menyampaikan sesuatu, apalagi tudingan, harus berdasarkan fakta. Jangan mencemari nama baik orang dengan spekulasi yang tidak berdasar," tegas Bahlil.

Ia juga memastikan pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap perizinan tambang di kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi, termasuk Raja Ampat. "Kami tetap berkomitmen untuk menjaga lingkungan dan menertibkan perizinan tambang yang bermasalah," ujarnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Berita Terkini
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved