Negosiasi Tarif Trump, Pertamina Bakal Tambah Impor Minyak dari AS

Sabtu, 14 Juni 2025 - 08:31 WIB
loading...
Negosiasi Tarif Trump,...
Pertamina akan menambah impor minyak dari Amerika Serikat. FOTO/ET
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyatakan hasil negosiasi yang dilakukan pemerintah menghadapi tarif resiprokal Presiden Donald Trump dengan menambah impor minyak dari Amerika Serikat, dan mengurangi jatah impor dari negara lain.

Simon menegaskan kebijakan ini bukan menambah impor minyak ke Indonesia, melainkan hanya shifting dari yang sebelumnya mendatangkan minyak dari negara lain, menjadi menggunakan minyak dari Amerika.

"Untuk negosiasi Indonesia dengan USA ini juga ada bagian dari arahan pemerintah, yang tentunya kembali lagi kami menyampaikan di sini bahwa kita bukan menambah impor dari Amerika melainkan adalah kita shifting," ujarnya dalam konferensi pers paparan kinerja Pertamina 2024, Jumat (13/6).

Baca Juga: Pertamina Kantongi Pendapatan Rp1.194 Triliun, Setor ke Negara Rp401 Triliun

Simon menjelaskan, langkah ini diambil pemerintah dengan memperhatikan dan memastikan ketahanan energi di dalam negeri. Sekaligus meningkatkan transaksi Indonesia dengan Amerika, yang sebelumnya menjadi penyebab dikenakannya Indonesia dengan tarif Trump.

"Shifting impor ini jadi sebelumnya ada beberapa negara atau lokasi yang kita jadikan tempat untuk impor minyak mentah. Tentunya dengan melakukan shifting dari tempat-tempat lain, kita berusaha mengubah untuk mendapatkan sumber dari Amerika Serikat," sambungnya.

Baca Juga: Pertamina Rombak Jajaran Direksi, Oki Muraza Jadi Wakil Direktur Utama

Meski demikian, Simon mengatakan penambangan kuota impor dari Amerika ini juga perlu memperhitungkan jarak pengiriman, yang tentunya punya jarak lebih jauh dan memakan waktu serta peningkatan biaya perjalanan.

"Langkah ini perlu juga kita perhitungkan dari lamanya waktu pengiriman termasuk dari harga yang kita dapat dari Amerika. Kami selalu mendukung semua upaya-upaya kita untuk meningkatkan transaksi dengan Amerika Serikat," tambahnya.

Sekedar informasi, sebelumnya Pertamina mengimpor BBM dari banyak negara diantaranya, Singapura, Malaysia, India, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, hingga Rusia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Rekomendasi
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved