Presiden Prabowo Tugaskan Erick Thohir Perbanyak KEK Kesehatan

Kamis, 26 Juni 2025 - 16:47 WIB
loading...
Presiden Prabowo Tugaskan...
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya akselerasi pelayanan kesehatan di Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya akselerasi pelayanan kesehatan di Indonesia. Hal ini disampaikan saat peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur & Bali International Hospital, Rabu (25/6).

Menurut dia, peresmian KEK Sanur dan Bali International Hospital merupakan contoh nyata dari terobosan yang perlu direplikasi di sektor-sektor lain.

Presiden Prabowo menyebut inisiatif ini sebagai bagian dari upaya bangsa untuk mengejar ketertinggalan dan mewujudkan pemerataan pelayanan kesehatan di Tanah Air.

"Hari ini KEK ini contoh salah satu terobosan ke arah mengejar ketinggalan kita dan ini harus ditiru oleh banyak sektor lain," ujar Presiden Prabowo dilansir sari Setkab, Kamis (26/6).

Baca Juga: Prabowo: Akses Kesehatan Terbaik Harus Menyentuh Warga Kurang Mampu

Prabowo menyampaikan bahwa KEK Kesehatan Sanur dipandang sebagai terobosan, mengingat KEK Sanur merupakan kawasan ekonomi khusus pertama yang bergerak di bidang kesehatan. Sebab itu, Prabowo berterima kasih dan mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat, khususnya mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) yang merintis pembentukan KEK Kesehatan Sanur.

"Saya kira ini adalah suatu terobosan yang pertama kali di republik kita, kita mencanangkan, atau membuat kawasan ekonomi khusus untuk pelayanan kesehatan bertaraf dunia, bertaraf internasional," kata Presiden.

Sementara, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menginisiasi pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis kesehatan di beberapa wilayah di Indonesia sebagai langkah taktis atas arahan dari Presiden untuk melakukan lompatan pengembangan layanan kesehatan di Indonesia.

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, latar belakang pemerintah mendirikan KEK sektor kesehatan adalah tingginya kebutuhan layanan medis masyarakat yang belum sepenuhnya mampu tersedia di dalam negeri.

Dia menyebut, dalam beberapa tahun terakhir sekitar 2 juta masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri, dan menghabiskan dana rata-rata senilai Rp150 triliun per tahun.

"Bila Pak Presiden berkenan, konsep KEK wilayah seperti ini dapat kami lakukan di beberapa wilayah lain di Indonesia untuk meningkatkan persaingan di mancanegara," kata Erick.

Baca Juga: Momen Prabowo Disambut Tarian dan Senyum Ratusan Anak-Anak di Bali

Sejalan dengan diresmikannya KEK Sanur, Erick optimistis mampu menjadi alat untuk menarik devisa yang selama ini banyak beredar di luar negeri.
Erick menambahkan, pengembangan KEK Sanur juga dilandasi oleh besarnya kebutuhan medis tersebut. Dalam proyek ini, Kementerian Kesehatan melibatkan sejumlah instansi negara lainnya.

Di antaranya Kemenko Perekonomian dalam hal perizinan, Kementerian Kesehatan dalam hal perizinan dokter dan alat medis, Kementerian Pariwisata yang membantu pengembangan turisme, serta Kementerian Investasi dan Danantara yang fokus pada operasional dan investasi berkelanjutan.

"Kami Kementerian BUMN fokus pengawasan dan penugasan. Ini tidak lain merupakan hasil kerja sama dari Kabinet Merah Putih," ujarnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Arus Kas Kontraktor...
Arus Kas Kontraktor Seret, Danantara Diminta Selamatkan Proyek Sekolah Rakyat
Prabowo Beli 1.098 Ekor...
Prabowo Beli 1.098 Ekor Sapi Kurban Pakai APBN Rp100 Miliar, Purbaya: Saya Nggak Tahu
Danantara Sumberdaya...
Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN Khusus Ekspor
Prabowo Desain Defisit...
Prabowo Desain Defisit RAPBN 2027 Lebih Rendah di Level 1,8-2,4% PDB
Prabowo Minta Bunga...
Prabowo Minta Bunga PNM di Bawah 9%: Masa Orang Miskin Kena 24%
Prabowo Angkat Nanik...
Prabowo Angkat Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
Presiden Prabowo Salat...
Presiden Prabowo Salat Iduladha Bareng Diaspora Indonesia di Paris
Rekomendasi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Berita Terkini
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved