Kinerja Moncer 2024, Martina Berto Optimis Lompat 17% di Tahun 2025!

Kamis, 26 Juni 2025 - 18:44 WIB
loading...
Kinerja Moncer 2024,...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - PT Martina Berto Tbk (“MBTO”), pelopor industri kecantikan berbasis kearifan lokal, hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024. Dalam Rapat tersebut, seluruh laporan tahunan dan keuangan telah disetujui dan disahkan oleh para pemegang saham.

Pada tahun 2024, MBTO berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp 173,38 miliar, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 145,79 miliar. Di tengah dinamika global dan tantangan ekonomi nasional, Perseroan tetap mencatatkan pertumbuhan positif dan menatap tahun 2025 dengan optimisme. MBTO menargetkan peningkatan penjualan bersih sebesar 17%, atau mencapai sekitar Rp 507 miliar di 2025 dari realisasi net salesRp 431 miliar di 2024.

Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan, Perseroan akan memperkuat alokasi belanja pemasaran dari 18,20% menjadi 21,65%, disertai penyesuaian kebijakan diskon dan efisiensi pada biaya umum dan administrasi. Proyeksi keuangan 2025 memperlihatkan outlook positifdengan estimasi laba usaha sebesar Rp 37 miliar (dari rasio terhadapnet sales4,70% di 2024 ke 7,33% di 2025), EBITDA Rp 50 miliar (dari rasio terhadap net sales8,27% di 2024 ke 9,88% di 2025),dan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 15,8 miliar (dari minus 1,03% ke positif 3,12%), membalikkan posisi rugi sebesar Rp 4 miliar yang tercatat pada tahun 2024. Rasio ROA dan ROE juga diproyeksikan meningkat signifikan.

“Kami percaya bahwa inovasi dan keberanian dalam bertransformasi adalah kunci kelangsungan bisnis. Tahun 2025 akan menjadi momentum penting bagi MBTO untuk memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar kosmetik natural dan halal di Indonesia,” jelas Bryan David Emil, President DirectorPT Martina Berto Tbk.

Didukung oleh kekuatan merek legendaris seperti Sariayu, Biokos, dan Rudy Hadisuwarno Cosmetics (RHC), MBTO tidak hanya menghadirkan produk kecantikan, tetapi juga mengedepankan nilai keberlanjutan, pemberdayaan perempuan, serta inovasi berbasis bahan alam.

Keunggulan kompetitif MBTO mencakup portofolio produk yang luas, jaringan distribusi nasional, riset dan pengembangan berbasis herbal, serta optimalisasi kanal digital seperti TikTok Shop, Shopee, dan Tokopedia.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melebarkan Sayap Internasional,...
Melebarkan Sayap Internasional, Pegadaian Cetak Kinerja Positif di Timor Leste
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
Awal Tahun Gemilang,...
Awal Tahun Gemilang, bank bjb Cetak Tren Positif dan Laba Tumbuh di Triwulan I 2026
Awal 2026 yang Gemilang,...
Awal 2026 yang Gemilang, Pegadaian Buktikan Komitmen 'MengEMASkan Indonesia'
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Tower Bersama Umumkan...
Tower Bersama Umumkan Dividen Rp1,06 Triliun pada RUPS Tahunan
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rupiah dalam Pusaran...
Rupiah dalam Pusaran Greenback
Rekomendasi
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved