Dorong Optimalisasi Perlindungan Relawan MBG, BPJS Ketenagakerjaan dan BGN Perkuat Sinergi

Minggu, 29 Juni 2025 - 17:00 WIB
loading...
Dorong Optimalisasi...
Lebih dari 7 ribu relawan dan tenaga kerja yang terlibat dalam program makan bergizi telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
A A A
BANDUNG - Lebih dari tujuh ribu relawan dan tenaga kerja yang terlibat dalam program makan bergizi akan segera mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Capaian positif ini merupakan langkah awal dari sinergi antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus menjadi bukti keseriusan pemerintah terhadap kesejahteraan para pekerja yang berada di dalam ekosistem program strategis tersebut.

Guna mendorong semakin banyaknya relawan yang terlindungi, kedua belah pihak sepakat melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani oleh Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN Brigjen (P) TNI Suardi Samiran, S.Sos., M.M. dan Deputi Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan Hendra Nopriansyah di sela-sela kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Bandung, Sabtu (28/6).

Dalam sambutannya Suardi berharap dengan adanya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan, para relawan mampu meningkatkan produktivitasnya sehingga pemenuhan gizi generasi penerus bangsa dapat terpenuhi dengan baik.

"Negara hadir untuk memberikan perhatian bagi relawan-relawan ini dengan memberikan bentuk kesejahteraan berupa BPJS (Ketenagakerjaan),"ungkap Suardi.

Pihaknya tak ingin para relawan yang telah bekerja keras dalam memenuhi gizi anak-anak, justru tak memiliki jaminan saat mengalami risiko kecelakaan kerja maupun kematian.

"Jadi bukan hanya penerima manfaat (makan bergizi) yang menerima kesejahteraan ini, tetapi para relawan-relawan yang saat ini bekerja, menjadi suatu ikatan, agar mereka ketika bekerja ada yang sakit atau ada sesuatu musibah yang tidak diharapkan, ini (jaminan sosial ketenagakerjaan) untuk mengantisipasinya,"imbuhnya.

Menurut data, secara keseluruhan terdapat lebih dari 75 ribu relawan yang tercatat aktif bekerja dalam program tersebut, oleh karna itu dalam perjanjian tersebut disepakati berbagai upaya guna mengoptimalisasi perlindungan bagi seluruh tenaga kerja pada ekosistem program makan bergizi gratis, salah satunya melalui penerbitan regulasi dan sosialisasi bersama terkait manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sementara itu Deputi Kepesertaan Korporasi dan Institusi BPJS Ketenagakerjaan Hendra Nopriansyah memberikan apresiasi langkah BGN yang ingin memberikan rasa aman saat para relawan menjalankan kewajibanya. Dirinya pun menjamin bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan pelayanan yang maksimal guna mewujudkan Indonesia Emas 2045 lewat program makan bergizi.

"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dan menyambut baik langkah dari Badan Gizi Nasional untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di ekosistem Badan Gizi Nasional melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Karena dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ini para relawan bisa kerja tanpa rasa cemas, karena seluruh risiko kerjanya akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan,"tutup Hendra.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Dapot Hutagalung Dorong...
Dapot Hutagalung Dorong Persyaratan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Dipersulit
Mendobrak Batas: 36...
Mendobrak Batas: 36 Profesi Buktikan Tunanetra Mampu Taklukkan Sektor Formal
Rekomendasi
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Hak Asuh Anak setelah...
Hak Asuh Anak setelah Perceraian : Siapa yang Paling Berhak Menurut Syariat?
Berita Terkini
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved