Jangkau 67.000 Desa, AgenBRILink Terus Perkuat Inklusi Keuangan di Indonesia
Jum'at, 11 Juli 2025 - 17:53 WIB
loading...
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperluas jangkauan layanan keuangan melalui AgenBRILink. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperluas jangkauan layanan keuangan melalui AgenBRILink sebagai bagian dari strategi meningkatkan inklusi keuangan nasional. Dengan pendekatan hybrid banking yang memadukan layanan digital dan jaringan fisik, BRI berhasil menjangkau 67.013 desa di seluruh Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Sepanjang Januari hingga Mei 2025, AgenBRILink mencatatkan 443 juta transaksi yang didukung oleh 1,19 juta agen aktif. Layanan ini memungkinkan masyarakat melakukan beragam transaksi perbankan dasar, mulai dari tarik tunai, transfer, hingga pembayaran tagihan.
Baca Juga: BRI Pastikan Kemudahan Akses Dana BSU, Bukti Kolaborasi Percepat Pemulihan Ekonomi
Tak hanya memperluas akses keuangan, AgenBRILink juga berkontribusi signifikan terhadap pendapatan non-bunga (Fee Based Income/FBI) BRI sebesar Rp643 miliar dalam lima bulan terakhir.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan bahwa kehadiran AgenBRILink semakin strategis seiring dengan penguatan infrastruktur digital perbankan. "Kami terus meningkatkan keandalan sistem dan keamanan transaksi untuk memastikan layanan lebih efisien di tingkat agen," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (11/7).
Hery menambahkan, BRI akan memperkaya fitur AgenBRILink dengan layanan mikrofinansial seperti asuransi mikro, setoran pinjaman, hingga pembukaan rekening tabungan. Langkah ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat yang semakin beragam.
Keberadaan AgenBRILink juga menciptakan lapangan usaha baru bagi warga desa. Dengan menjadi agen, masyarakat tidak hanya membantu akses keuangan tetangganya tetapi juga memperoleh penghasilan tambahan.
Baca Juga: Kisah Pertumbuhan Bisnis dan Ekspansi Sila Artisan Tea bersama BRI
BRI optimistis bahwa ekspansi AgenBRILink akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan literasi keuangan di pelosok negeri. Strategi hybrid banking BRI dinilai efektif mengatasi tantangan inklusi keuangan di daerah dengan infrastruktur terbatas. Kolaborasi antara teknologi digital dan jaringan agen menjadi kunci keberhasilan program ini.
Peningkatan inklusi keuangan merupakan salah satu prioritas nasional. Ke depan, BRI berkomitmen memperluas jaringan AgenBRILink sambil terus berinovasi dalam layanan keuangan digital.
"Kami yakin AgenBRILink akan semakin berperan sebagai penggerak ekonomi desa dan pemerataan akses keuangan," pungkas Hery.
Sepanjang Januari hingga Mei 2025, AgenBRILink mencatatkan 443 juta transaksi yang didukung oleh 1,19 juta agen aktif. Layanan ini memungkinkan masyarakat melakukan beragam transaksi perbankan dasar, mulai dari tarik tunai, transfer, hingga pembayaran tagihan.
Baca Juga: BRI Pastikan Kemudahan Akses Dana BSU, Bukti Kolaborasi Percepat Pemulihan Ekonomi
Tak hanya memperluas akses keuangan, AgenBRILink juga berkontribusi signifikan terhadap pendapatan non-bunga (Fee Based Income/FBI) BRI sebesar Rp643 miliar dalam lima bulan terakhir.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengatakan bahwa kehadiran AgenBRILink semakin strategis seiring dengan penguatan infrastruktur digital perbankan. "Kami terus meningkatkan keandalan sistem dan keamanan transaksi untuk memastikan layanan lebih efisien di tingkat agen," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (11/7).
Hery menambahkan, BRI akan memperkaya fitur AgenBRILink dengan layanan mikrofinansial seperti asuransi mikro, setoran pinjaman, hingga pembukaan rekening tabungan. Langkah ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan keuangan masyarakat yang semakin beragam.
Keberadaan AgenBRILink juga menciptakan lapangan usaha baru bagi warga desa. Dengan menjadi agen, masyarakat tidak hanya membantu akses keuangan tetangganya tetapi juga memperoleh penghasilan tambahan.
Baca Juga: Kisah Pertumbuhan Bisnis dan Ekspansi Sila Artisan Tea bersama BRI
BRI optimistis bahwa ekspansi AgenBRILink akan terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan literasi keuangan di pelosok negeri. Strategi hybrid banking BRI dinilai efektif mengatasi tantangan inklusi keuangan di daerah dengan infrastruktur terbatas. Kolaborasi antara teknologi digital dan jaringan agen menjadi kunci keberhasilan program ini.
Peningkatan inklusi keuangan merupakan salah satu prioritas nasional. Ke depan, BRI berkomitmen memperluas jaringan AgenBRILink sambil terus berinovasi dalam layanan keuangan digital.
"Kami yakin AgenBRILink akan semakin berperan sebagai penggerak ekonomi desa dan pemerataan akses keuangan," pungkas Hery.
(nng)
Lihat Juga :