Harga Emas Antam Naik Jadi Rp1,91 Juta, Kecemasan Global Picu Permintaan Logam Mulia

Sabtu, 12 Juli 2025 - 11:00 WIB
loading...
Harga Emas Antam Naik...
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada Sabtu (12/7). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada Sabtu (12/7), naik Rp13.000 menjadi Rp1.919.000 per gram. Kenaikan ini juga berlaku untuk harga pembelian kembali (buyback), yang naik ke Rp1.763.000 per gram.

Harga tersebut berlaku di gerai resmi Antam di Pulo Gadung, Jakarta. Sementara, beberapa varian emas masih belum tersedia di laman resmi Logam Mulia. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9 persen. Jika mencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif pajaknya hanya 0,45 persen.

Baca Juga: Harga Emas Naik Lagi Hari Ini Jadi Rp1.906.000 per Gram

Kenaikan harga emas domestik terjadi seiring dengan tren global. Di pasar internasional, harga emas ditutup naik ke USD3.355,48 per troy ounce pada Jumat (11/7), naik dari posisi sebelumnya di USD3.322,69. Sepanjang pekan, logam mulia ini sempat menyentuh puncak tertingginya di level USD3.368,59.

Lonjakan harga ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik global setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif baru sebesar 35% terhadap Kanada, serta rencana tarif menyeluruh 15-20% untuk hampir semua mitra dagang AS.

Mengutip Reuters, Trump juga menetapkan tarif 50 persen atas impor tembaga dan produk dari Brasil. Kebijakan tersebut memperkuat sentimen risiko di pasar dan mendorong investor kembali melirik emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).

"Pasar kembali masuk ke fase penuh ketidakpastian, dan emas memperoleh momentum kuat sebagai aset pelindung," kata Aakash Doshi, Kepala Strategi Emas Global di State Street Global Advisors.

Ia memperkirakan harga emas akan bergerak di kisaran USD3.100 hingga USD3.500 pada kuartal III-2025. Selain geopolitik, prospek pelonggaran suku bunga oleh The Fed turut mendukung penguatan harga emas. Gubernur Federal Reserve, Christopher Waller, memberi sinyal kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 50 basis poin hingga akhir tahun ini. Dalam kondisi suku bunga rendah, emas menjadi lebih atraktif dibanding aset berbunga.

Tidak hanya emas, logam mulia lain juga mencatat kenaikan signifikan. Harga perak melonjak 3,9 persen menjadi USD38,46 per ounce, tertinggi sejak September 2011. Platinum naik 2,8 persen ke USD1.399,13 dan palladium naik tajam 6,5 persen ke USD1.216,12.

Baca Juga: Mengapa Paket Tarif 14 Negara Trump Sasar Indonesia dan Asia

Kenaikan tersebut didorong oleh kekhawatiran pasokan pasca lonjakan tarif tembaga, yang mendorong pergeseran posisi dari pasar berjangka ke pembelian fisik. Hal ini memperkuat harga logam putih seperti platinum dan palladium, meski tidak berdampak langsung pada emas.

Spekulasi juga berkembang jika Trump akan mengumumkan kebijakan besar terkait Rusia awal pekan depan. Jika menyangkut sanksi terhadap pasokan logam asal Rusia, terutama palladium, harga logam mulia berpotensi naik lebih tinggi.

Berikut rincian harga emas batangan Antam hari ini, berdasarkan data dari laman Logam Mulia:

0,5 gram: Rp1.009.500

1 gram: Rp1.919.000

2 gram: Rp3.778.000

3 gram: Rp5.642.000

5 gram: Rp9.370.000

10 gram: Rp18.685.000

25 gram: Rp46.587.000

50 gram: Rp93.095.000

100 gram: Rp186.112.000

250 gram: Rp465.015.000

500 gram: Rp929.820.000

1.000 gram: Rp1.859.600.000

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Pertemuan Trump dan...
Pertemuan Trump dan Xi Jinping Diyakini Bahas Taiwan hingga Konflik Iran
ART RI-AS Dinilai Tidak...
ART RI-AS Dinilai Tidak Mencerminkan Prinsip Timbal Balik, Indonesia Tanggung Beban Lebih Besar
Rekomendasi
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved