Dukung Pendidikan di Papua, PosIND Jajaki Kerja Sama dengan UNA'IM Yapis Wamena
Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:11 WIB
loading...
PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Amal Ilmiah (UNAIM) Yapis Wamena dalam rangka memperkuat pengembangan pendidikan tinggi di wilayah pegunungan Papua. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND menjajaki kerja sama strategis dengan Universitas Amal Ilmiah (UNA'IM) Yapis Wamena dalam rangka memperkuat pengembangan pendidikan tinggi di wilayah pegunungan Papua.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen BUMN logistik tersebut dalam mendukung pemerataan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), melalui integrasi layanan logistik, keuangan digital, dan penguatan kapasitas mahasiswa.
Pembahasan awal dilakukan dalam pertemuan antara Komisaris Utama PosIND Muhammad Budi Djatmiko dengan Rektor UNA'IM Rudihartono Ismail di Kantor Cabang Utama (KCU) PosIND Jayapura, Selasa (8/7). Hadir pula jajaran manajemen dari kedua institusi.
"Kolaborasi ini akan difokuskan pada tiga pilar utama: layanan logistik dokumen akademik, solusi keuangan digital, serta pengembangan kapasitas dan literasi mahasiswa," ujar Budi Djatmiko yang juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dalam siaran pers, Sabtu (12/7).
Baca Juga: Salurkan BSU di Bali, Pos Indonesia Permudah Pekerja yang Tak Punya Rekening Bank
Kerja sama tersebut mencakup sejumlah program konkret, antara lain pengiriman dokumen akademik ke wilayah terpencil, sistem pembayaran uang kuliah secara digital melalui Pospay, hingga pengadaan program asuransi dan pelatihan literasi keuangan bagi mahasiswa.
Rudihartono Ismail menyambut baik rencana kemitraan ini. Ia menilai PosIND sebagai mitra potensial yang memiliki jaringan kuat hingga pelosok Papua, yang sangat dibutuhkan oleh perguruan tinggi seperti UNA’IM yang berada di daerah pegunungan.
"Kami menyadari pentingnya dukungan logistik dan infrastruktur digital untuk kelancaran proses belajar-mengajar, terutama di kawasan dengan keterbatasan akses seperti Wamena," ujar Rudihartono.
Selain pembahasan dengan UNA’IM, kunjungan kerja Komisaris Utama PosIND ke Jayapura yang berlangsung pada 9-11 Juli 2025 juga diisi dengan partisipasi dalam pelantikan pengurus APTISI Wilayah XIV, yang meliputi empat provinsi di Tanah Papua.
Baca Juga: PosIND Berkomitmen Hadirkan Pendidikan Berkualitas untuk Anak Pensiunan
Dalam kesempatan tersebut, PosIND melalui KCU Jayapura menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan APTISI dan sejumlah perguruan tinggi swasta. Kerja sama ini meliputi layanan logistik, Agenpos dan Drop Point, Pospay Mobile, serta layanan prangko digital Prisma.
Booth layanan prangko Prisma yang kami buka selama acara mendapat respons positif dari peserta, terutama dari kalangan dosen dan mahasiswa. PosIND juga meninjau aset strategis berupa gedung eks Kantor Regional 11 di Jayapura yang dinilai berpotensi dikembangkan menjadi pusat layanan pendidikan dan logistik melalui unit usaha Pos Properti.
Melalui sinergi ini diharapkan dapat mendukung transformasi pendidikan tinggi di Papua serta membuka lebih banyak akses terhadap layanan keuangan dan logistik modern di wilayah timur Indonesia.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen BUMN logistik tersebut dalam mendukung pemerataan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), melalui integrasi layanan logistik, keuangan digital, dan penguatan kapasitas mahasiswa.
Pembahasan awal dilakukan dalam pertemuan antara Komisaris Utama PosIND Muhammad Budi Djatmiko dengan Rektor UNA'IM Rudihartono Ismail di Kantor Cabang Utama (KCU) PosIND Jayapura, Selasa (8/7). Hadir pula jajaran manajemen dari kedua institusi.
"Kolaborasi ini akan difokuskan pada tiga pilar utama: layanan logistik dokumen akademik, solusi keuangan digital, serta pengembangan kapasitas dan literasi mahasiswa," ujar Budi Djatmiko yang juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dalam siaran pers, Sabtu (12/7).
Baca Juga: Salurkan BSU di Bali, Pos Indonesia Permudah Pekerja yang Tak Punya Rekening Bank
Kerja sama tersebut mencakup sejumlah program konkret, antara lain pengiriman dokumen akademik ke wilayah terpencil, sistem pembayaran uang kuliah secara digital melalui Pospay, hingga pengadaan program asuransi dan pelatihan literasi keuangan bagi mahasiswa.
Rudihartono Ismail menyambut baik rencana kemitraan ini. Ia menilai PosIND sebagai mitra potensial yang memiliki jaringan kuat hingga pelosok Papua, yang sangat dibutuhkan oleh perguruan tinggi seperti UNA’IM yang berada di daerah pegunungan.
"Kami menyadari pentingnya dukungan logistik dan infrastruktur digital untuk kelancaran proses belajar-mengajar, terutama di kawasan dengan keterbatasan akses seperti Wamena," ujar Rudihartono.
Selain pembahasan dengan UNA’IM, kunjungan kerja Komisaris Utama PosIND ke Jayapura yang berlangsung pada 9-11 Juli 2025 juga diisi dengan partisipasi dalam pelantikan pengurus APTISI Wilayah XIV, yang meliputi empat provinsi di Tanah Papua.
Baca Juga: PosIND Berkomitmen Hadirkan Pendidikan Berkualitas untuk Anak Pensiunan
Dalam kesempatan tersebut, PosIND melalui KCU Jayapura menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan APTISI dan sejumlah perguruan tinggi swasta. Kerja sama ini meliputi layanan logistik, Agenpos dan Drop Point, Pospay Mobile, serta layanan prangko digital Prisma.
Booth layanan prangko Prisma yang kami buka selama acara mendapat respons positif dari peserta, terutama dari kalangan dosen dan mahasiswa. PosIND juga meninjau aset strategis berupa gedung eks Kantor Regional 11 di Jayapura yang dinilai berpotensi dikembangkan menjadi pusat layanan pendidikan dan logistik melalui unit usaha Pos Properti.
Melalui sinergi ini diharapkan dapat mendukung transformasi pendidikan tinggi di Papua serta membuka lebih banyak akses terhadap layanan keuangan dan logistik modern di wilayah timur Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :