Indonesia-Sarawak Jajaki Kerja Sama Pariwisata, Ekraf dan UMKM, AYP: Sinergi Kemajuan Kedua Negara

Selasa, 15 Juli 2025 - 09:57 WIB
loading...
Indonesia-Sarawak Jajaki...
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari (AYP) membahas berbagai potensi kolaborasi dengan Kementerian Pelancongan, Industri Kreatif dan Seni Persembahan Sarawak. FOTO/dok.SindoNews
A A A
SARAWAK - Indonesia dan Sarawak, Malaysia mengeksplorasi peluang kerja sama strategis di sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Pertemuan informal antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Kementerian Pelancongan, Industri Kreatif dan Seni Persembahan Sarawak digelar dalam suasana akrab, membahas berbagai potensi kolaborasi lintas negara di kawasan Borneo, Jumat (11/7).

"Kami berharap bahwa pemerintah Indonesia melalui Kadin dapat menjalin kolaborasi dengan Sarawak, khususnya dalam sektor pariwisata, kewirausahaan dan UMKM. Banyak hal yang bisa kita sinergikan ke depan demi kemajuan kedua negara," ujar Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari (AYP) di Sarawak.

Baca Juga: Jajaki Kerja Sama dengan Pengusaha Malaysia, Andi Yuslim Patawari Pimpin Delegasi Kadin

AYP yang juga merupakan Sekretaris Jenderal Partai Perindo ini menekankan bahwa kerja sama yang akan terjalin bukan semata soal ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan budaya antara dua wilayah yang memiliki kedekatan geografis dan historis.

Dia melihat peluang besar di sektor wisata medis, pendidikan lintas batas, hingga pemberdayaan pelaku UMKM di wilayah pesisir dan perbatasan. “Banyak masyarakat Indonesia yang datang ke Sarawak, baik untuk berobat, belajar dan banyak hal lain, yang kita harapkan dapat disinergikan ke depannya,” tutur AYP.

Sementara itu, Timbalan Menteri Pelancongan, Industri Kreatif dan Seni Persembahan Sarawak Datuk Snowdan Lawan mengungkapkan, komunikasi yang cair dan terbuka seperti ini menjadi fondasi penting untuk membangun kerja sama jangka panjang. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari kunjungan sebelumnya ke Jakarta.

“Saya gembira bisa bertemu kembali dengan rekan-rekan dari Kadin. Pertemuan seperti ini membuka ruang untuk melihat kemungkinan berkolaborasi di masa depan,” tutur Snowdan.

Baca Juga: Bidik Kerja Sama Bioenergi dan Karbon Kredit, Kadin Pelajari Pengembangan Paulownia di Sarawak

Menurutnya, banyak kesamaan antara Indonesia dan Sarawak, baik dari segi produk kementerian, pendekatan politik maupun cita-cita pembangunan.

Snowdan menambahkan, rencana pemindahan ibu kota Indonesia ke Nusantara di Kalimantan Timur menjadi faktor strategis yang memperkuat urgensi kerja sama ini.

“Dengan pusat pemerintahan Indonesia pindah ke Nusantara, maka kita akan semakin dekat. Ini peluang besar untuk mempererat jaringan kerja sama di segala sektor,” tuturnya.

Kerja sama yang tengah dijajaki ini diharapkan tidak hanya melibatkan institusi pemerintah, tetapi juga pelaku usaha, komunitas lokal dan generasi muda. Keterlibatan lintas sektor diyakini dapat menciptakan ekosistem pariwisata dan kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan pesisir dan kepulauan, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved