DGWG Resmikan Pabrik Karbamasi di Kawasan Industri Modern Cikande

Rabu, 16 Juli 2025 - 18:26 WIB
loading...
DGWG Resmikan Pabrik...
PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), perusahaan agribisnis terintegrasi, secara resmi membuka Pabrik Karbamasi yang berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG), perusahaan agribisnis terintegrasi, secara resmi membuka Pabrik Karbamasi yang berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten. Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 4,5 hektare ini dirancang sebagai pusat produksi bahan baku pestisida berbasis karbamat.

"Peresmian pabrik ini bukan hanya menjadi tonggak sejarah bagi DGWG, tetapi juga bentuk kontribusi nyata kami terhadap ketahanan pangan nasional dan kemandirian industri agrokimia. Kami membangun fasilitas ini dengan visi jangka panjang untuk melayani pasar domestik dan global yang prospektif," ujar Presiden Direktur DGWG David Yaory, dalam pernyataannya, Rabu (16/7).

Baca Juga: STANIA Resmikan Pabrik Solder Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

Peresmian pabrik ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian, Taufik Bawazier, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, serta jajaran Direksi dan Komisaris DGWG.

Kehadiran pabrik ini merupakan bagian dari transformasi strategis DGWG untuk memperkuat posisinya di sektor hulu agrokimia nasional. Ini adalah fasilitas produksi ketiga yang dimiliki DGW Group, setelah Pabrik Pupuk NPK di Gresik dan Pabrik Formulasi Agrokimia serta Mulsa Plastik di Cikande.

Pabrik ini dilengkapi dengan teknologi terbaru dan kapasitas produksi yang memadai. Dengan kapasitas awal 2.000 metrik ton per tahun, pabrik ini dapat memproduksi hingga 5.000 metrik ton per tahun jika diformulasikan menjadi produk pestisida jadi. Pembangunan fasilitas ini dimulai pada November 2023 dengan investasi sekitar USD 20 juta, mencakup pembangunan fisik dan pengadaan mesin berstandar tinggi. Dalam tiga tahun ke depan, DGWG berencana meningkatkan kapasitas produksi pabrik menjadi 15.000 metrik ton produk pestisida jadi per tahun.

Pabrik Karbamasi ini juga dilengkapi dengan area produksi, gudang, fasilitas pengisian dan pengepakan, laboratorium modern, serta sarana pengolahan limbah. Semua fasilitas ini dirancang untuk menjamin proses produksi yang efisien dan berkelanjutan.

Peresmian pabrik ini menandai dimulainya kegiatan usaha baru DGWG di bidang industri bahan aktif agrokimia, khususnya karbamat. Aktivasi bisnis ini telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Juni 2025.

Baca Juga: Honda Merevisi Rencana Pengembangan Pabrik Mobil Hidrogen di Jepang

Berdasarkan kajian bisnis, potensi pasar industri bahan aktif pestisida di Indonesia sangat prospektif. Konsumsi pestisida nasional mencapai Rp16,4 triliun dan diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 10%, mencapai Rp25,4 triliun pada 2028. Data ini menjadi landasan penting bagi DGWG untuk melakukan ekspansi ke sektor manufaktur pestisida hulu.

"Pendirian pabrik ini juga merupakan dukungan sektor swasta terhadap program ketahanan pangan nasional. Dengan kemampuan memproduksi bahan baku sendiri, DGWG dapat mengurangi ketergantungan pada rantai pasok luar negeri, yang berdampak pada kestabilan harga dan ketersediaan produk berkualitas untuk petani," jelas Yody Suganda, Direktur DGWG Group.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Phytochemindo Reksa...
Phytochemindo Reksa Resmikan Pabrik Klapanunggal dan Luncurkan Buku Biografi Wim Kalona
Menko AHY Sebut Proyek...
Menko AHY Sebut Proyek Giant Sea Wall Melindungi Aset Nasional: 70 Kawasan Industri dan 5 KEK
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER Hijau Keenam Kali
PT BEST Investasi USD...
PT BEST Investasi USD 10 Juta, PT BEST Bangun Pabrik AC dan Mesin Cuci di Tangerang
Pabrik Kembang Api China...
Pabrik Kembang Api China Meledak Tewaskan 21 Orang, Penampakannya Bak Medan Perang
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Magelang Besok
Rekomendasi
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved