Tren Nonton TV Berubah, HT Tekankan Pentingnya Mengembangkan Layanan Digital

Jum'at, 25 Juli 2025 - 19:50 WIB
loading...
Tren Nonton TV Berubah,...
Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menekankan pentingnya transformasi digital dalam menghadapi perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih memilih menonton konten melalui perangkat mobile. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pergeseran pola konsumsi hiburan dari televisi konvensional ke platform digital mendorong industri media untuk segera beradaptasi. Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menekankan pentingnya transformasi digital dalam menghadapi perubahan perilaku masyarakat yang kini lebih memilih menonton konten melalui perangkat mobile.

"Kalau 20 tahun lalu orang menonton lewat TV, sekarang generasi muda lebih banyak nonton lewat perangkat mobile. Ini sudah menjadi tren global," ujar Hary saat peluncuran Paket Premium terbaru Vision+ di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta, Jumat (25/7).

Baca Juga: Jangan Lewatkan, Paket Premium Vision+ Terbaru Selalu Ada Konten Anyar Setiap Bulan

Menurut Hary, di masa depan pengguna mobile untuk menonton video diperkirakan akan jauh melampaui penonton televisi konvensional. Sebab itu, pengembangan layanan Over-The-Top (OTT) seperti Vision+ menjadi strategi utama MNC Group untuk tetap relevan di tengah lanskap media yang terus berubah.

"Suatu saat, perilaku menonton lewat mobile akan lebih besar dibandingkan menonton TV di rumah. Karena itu, sejak sekarang kami membangun sistem dan konten untuk semua segmen, mulai dari pria, wanita, hingga anak-anak," katanya.

Langkah Vision+ memperluas konten pun terlihat dalam peluncuran paket premium terbarunya. Dengan harga tetap Rp20.000 per bulan, pelanggan kini bisa menikmati lebih banyak konten dari berbagai kategori seperti olahraga, hiburan, dan anak-anak tanpa biaya tambahan.

"Paket sebelumnya lebih dominan untuk segmen perempuan dan hiburan umum. Tidak ada sport, tidak ada konten anak. Padahal OTT itu ranah semua gender dan usia. Maka dari itu, kami tambah kontennya," ungkap Hary.

Konten olahraga yang kini tersedia mencakup tayangan linear maupun video on demand (VOD), serta program eksklusif hasil produksi internal. Penambahan ini diharapkan mampu memperluas jangkauan Vision+ ke lebih banyak kalangan.

"Semua kami siapkan, konten sport, entertainment, hingga kids, dan semuanya akan selalu diperbarui setiap bulan," jelasnya.

Baca Juga: Jovanna Ungkap Kemudahan Pilih Tontonan Anak dengan Paket Premium Vision+ Terbaru

Hary menekankan, keberlanjutan produksi konten eksklusif adalah kunci untuk mempertahankan daya saing di industri media digital yang kian kompetitif. Dengan model langganan, pembaruan konten secara rutin menjadi keharusan.

"Karena ini layanan berbasis subscription, maka setiap bulan harus selalu ada konten baru, tidak bisa stagnan. Kami akan terus aktif memproduksi tayangan eksklusif untuk semua kategori," pungkasnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
Cashback Rp300.000,...
Cashback Rp300.000, Transaksi Harian Makin Untung Menggunakan Kartu Kredit MNC Bank
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Menapaki Usia ke-26,...
Menapaki Usia ke-26, MNC Asset Management Optimistis Tumbuh Berkelanjutan
Rayakan HUT ke-26, MNC...
Rayakan HUT ke-26, MNC Asset Management Usung Semangat Success Through Unity
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Rekomendasi
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Jalan Terjal Para Gen...
Jalan Terjal Para Gen Z Terjebak Tren Doom Spending
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved