Pertamina UMK Academy 2025 Dampingi UKM Peroleh Legalitas Usaha
Senin, 28 Juli 2025 - 20:32 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memudahkan para peserta dalam mengikuti pelatihan, Pertamina telah menghadirkan platform Learning Management System (LMS). Melalui platform ini, peserta Pertamina UMK Academy 2025 bisa menonton video pembelajaran dan mengunduh beragam materi sesuai dengan kelas yang dipilih, yaitu Kelas Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.
"Mereka akan mendapatkan akses ke lebih dari 30 modul untuk memastikan UMK mendapatkan pengetahuan bisnis yang holistik," tuturnya.
Lewat LMS ini, sistem pembelajaran yang dilakukan lewat mekanisme gamifikasi juga dilakukan secara interaktif. Dengan begitu, peserta tak akan lagi jenuh dalam mengikuti berbagai pembelajaran lantaran prosesnya diubah menjadi sebuah tantangan yang menyenangkan sehingga mampu memotivasi UMK untuk terus berkembang.
Selain pelatihan dan pendampingan, program ini juga turut membantu UMK dalam mengurus berbagai sertifikasi dan standarisasi produk, seperti sertifikat halal, BPOM, dan PIRT. Pertamina juga menghadirkan sesi coaching one by one secara offline sebagai ruang konsultasi bagi peserta untuk pengembangan usaha. Mereka bisa mendapatkan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi agar usahanya bisa semakin maju.
"Program UMK Academy 2025 ini diikuti oleh 1.490 peserta dan seluruhnya sedang mengikuti pelatihan di berbagai daerah di Indonesia. Khusus Regional Sumbagut, program ini berhasil diikuti oleh 218 UMK. Hari ini, sebanyak 30 UKM yang hadir secara offline dari seluruh peserta yang hadir secara hybrid mendapatkan kesempatan melakukan coaching one by one," ungkap Fahrougi.
Peserta juga berpeluang mendapatkan kesempatan untuk melakukan pameran agar penetrasi pasarnya meningkat. Pertamina juga menyediakan total hibah alat teknologi dengan total senilai ratusan juta rupiah bagi para peserta yang terpilih menjadi Champion Pertamina UMK Academy 2025.
"Mereka akan mendapatkan akses ke lebih dari 30 modul untuk memastikan UMK mendapatkan pengetahuan bisnis yang holistik," tuturnya.
Lewat LMS ini, sistem pembelajaran yang dilakukan lewat mekanisme gamifikasi juga dilakukan secara interaktif. Dengan begitu, peserta tak akan lagi jenuh dalam mengikuti berbagai pembelajaran lantaran prosesnya diubah menjadi sebuah tantangan yang menyenangkan sehingga mampu memotivasi UMK untuk terus berkembang.
Selain pelatihan dan pendampingan, program ini juga turut membantu UMK dalam mengurus berbagai sertifikasi dan standarisasi produk, seperti sertifikat halal, BPOM, dan PIRT. Pertamina juga menghadirkan sesi coaching one by one secara offline sebagai ruang konsultasi bagi peserta untuk pengembangan usaha. Mereka bisa mendapatkan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi agar usahanya bisa semakin maju.
"Program UMK Academy 2025 ini diikuti oleh 1.490 peserta dan seluruhnya sedang mengikuti pelatihan di berbagai daerah di Indonesia. Khusus Regional Sumbagut, program ini berhasil diikuti oleh 218 UMK. Hari ini, sebanyak 30 UKM yang hadir secara offline dari seluruh peserta yang hadir secara hybrid mendapatkan kesempatan melakukan coaching one by one," ungkap Fahrougi.
Peserta juga berpeluang mendapatkan kesempatan untuk melakukan pameran agar penetrasi pasarnya meningkat. Pertamina juga menyediakan total hibah alat teknologi dengan total senilai ratusan juta rupiah bagi para peserta yang terpilih menjadi Champion Pertamina UMK Academy 2025.
Lihat Juga :