EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan
Selasa, 29 Juli 2025 - 13:22 WIB
loading...
A
A
A
EWINDO membangun ekosistem agribisnis yang inklusif dengan melibatkan 29.000 petani produksi dan 35.000 polinator, yang sebagian besar adalah perempuan. Melalui program pelatihan budidaya berkelanjutan dan pendampingan langsung di lapangan, perusahaan menempatkan petani sebagai mitra strategis, bukan sekadar pengguna produk.
Kepemimpinan Managing Director EWINDO, Glenn Pardede, berperan penting dalam transformasi ini. Ia menerapkan strategi berbasis data, mendorong kolaborasi lintas fungsi dan memperkuat kerja sama dengan pemerintah, akademisi, dan mitra internasional. Pendekatan ini membawa perusahaan menyentuh dimensi sosial dan lingkungan dari bisnis agribisnis modern.
Selama 35 tahun berkiprah di Indonesia, EWINDO tak hanya fokus pada pertumbuhan finansial, tetapi juga mendorong keberlanjutan melalui riset dan pengembangan benih hortikultura tropis, perbaikan sistem distribusi, serta efisiensi rantai pasok. Upaya ini memperkuat peran perusahaan dalam mendorong ketahanan pangan nasional.
Komitmen terhadap kemandirian pertanian juga tercermin dalam upaya perusahaan mengurangi ketergantungan impor benih hortikultura dan memperkuat swasembada benih. Dengan demikian, kontribusi EWINDO tak hanya bernilai komersial, tetapi juga strategis dalam konteks nasional.
"Setiap langkah kami selalu berpijak pada kebutuhan petani. Mereka adalah sahabat dan mitra utama dalam membangun ketahanan pangan yang berkeadilan," ujar Glenn Pardede dalam pernyataanya, Selasa (29/7).
Kepemimpinan Managing Director EWINDO, Glenn Pardede, berperan penting dalam transformasi ini. Ia menerapkan strategi berbasis data, mendorong kolaborasi lintas fungsi dan memperkuat kerja sama dengan pemerintah, akademisi, dan mitra internasional. Pendekatan ini membawa perusahaan menyentuh dimensi sosial dan lingkungan dari bisnis agribisnis modern.
Selama 35 tahun berkiprah di Indonesia, EWINDO tak hanya fokus pada pertumbuhan finansial, tetapi juga mendorong keberlanjutan melalui riset dan pengembangan benih hortikultura tropis, perbaikan sistem distribusi, serta efisiensi rantai pasok. Upaya ini memperkuat peran perusahaan dalam mendorong ketahanan pangan nasional.
Komitmen terhadap kemandirian pertanian juga tercermin dalam upaya perusahaan mengurangi ketergantungan impor benih hortikultura dan memperkuat swasembada benih. Dengan demikian, kontribusi EWINDO tak hanya bernilai komersial, tetapi juga strategis dalam konteks nasional.
"Setiap langkah kami selalu berpijak pada kebutuhan petani. Mereka adalah sahabat dan mitra utama dalam membangun ketahanan pangan yang berkeadilan," ujar Glenn Pardede dalam pernyataanya, Selasa (29/7).
Lihat Juga :