EWINDO Pacu Inovasi Benih Sayuran untuk Ketahanan Pangan

Selasa, 29 Juli 2025 - 13:22 WIB
loading...
EWINDO Pacu Inovasi...
EWINDO meraih tiga penghargaan dalam ajang SPEx2®? (Strategy into Performance Execution Excellence) Award 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT East West Seed Indonesia (EWINDO), produsen benih hortikultura Cap Panah Merah, terus memperluas pengaruhnya dalam ekosistem pertanian nasional melalui transformasi bisnis yang berpihak pada petani kecil dan ketahanan pangan. Inovasi perusahaan tak hanya menjangkau sisi produk, tetapi juga pemberdayaan komunitas petani secara menyeluruh.

Dalam beberapa tahun terakhir, EWINDO berhasil mengembangkan varietas benih unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim, tahan penyakit, serta memiliki produktivitas tinggi. Produk-produk ini memungkinkan petani di wilayah terpencil sekalipun untuk memperoleh panen lebih cepat dengan hasil maksimal dan sesuai preferensi pasar.

Salah satu bukti keberhasilan pendekatan tersebut tercermin dari kisah Marten Luther Norotouw, petani di Kampung Adat Waibron, Kabupaten Jayapura. Dengan pendampingan EWINDO, Marten menanam bawang merah dari biji (True Shallot Seed/TSS) di lahan seluas 500 m² dan berhasil memperoleh pendapatan sekitar Rp30 juta dari panen perdananya.

Baca Juga: 7 Jus Sayuran yang Bisa Atasi Berbagai Penyakit, Seledri Ampuh Bersihkan Ginjal

Keberhasilan itu memotivasinya untuk memperluas lahan menjadi 2.000 m², yang kini berfungsi sebagai kebun percontohan. Bersama kelompok tani Pelita Jaya Makmur, Marten mampu memanen 100 kg bawang merah TSS serta membudidayakan jagung pulut ungu dan semangka kuning, memperkuat diversifikasi hasil tani lokal.

EWINDO membangun ekosistem agribisnis yang inklusif dengan melibatkan 29.000 petani produksi dan 35.000 polinator, yang sebagian besar adalah perempuan. Melalui program pelatihan budidaya berkelanjutan dan pendampingan langsung di lapangan, perusahaan menempatkan petani sebagai mitra strategis, bukan sekadar pengguna produk.

Kepemimpinan Managing Director EWINDO, Glenn Pardede, berperan penting dalam transformasi ini. Ia menerapkan strategi berbasis data, mendorong kolaborasi lintas fungsi dan memperkuat kerja sama dengan pemerintah, akademisi, dan mitra internasional. Pendekatan ini membawa perusahaan menyentuh dimensi sosial dan lingkungan dari bisnis agribisnis modern.

Selama 35 tahun berkiprah di Indonesia, EWINDO tak hanya fokus pada pertumbuhan finansial, tetapi juga mendorong keberlanjutan melalui riset dan pengembangan benih hortikultura tropis, perbaikan sistem distribusi, serta efisiensi rantai pasok. Upaya ini memperkuat peran perusahaan dalam mendorong ketahanan pangan nasional.

Komitmen terhadap kemandirian pertanian juga tercermin dalam upaya perusahaan mengurangi ketergantungan impor benih hortikultura dan memperkuat swasembada benih. Dengan demikian, kontribusi EWINDO tak hanya bernilai komersial, tetapi juga strategis dalam konteks nasional.

"Setiap langkah kami selalu berpijak pada kebutuhan petani. Mereka adalah sahabat dan mitra utama dalam membangun ketahanan pangan yang berkeadilan," ujar Glenn Pardede dalam pernyataanya, Selasa (29/7).

Baca Juga: Sayuran Apa Saja yang Bisa Dimakan Penderita Asam Urat?

Atas capaian tersebut, EWINDO meraih tiga penghargaan dalam ajang SPEx2®️ (Strategy into Performance Execution Excellence) Award 2025, yakni The Best Execution Winner in Agriculture Industry, The Best Chief Strategy Execution Officer across All Industries untuk Glenn Pardede, dan Special Recognition: Excellence in Product Innovation for Social Impact.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Rekomendasi
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved