Optimalkan Teknologi dan Jemput Bola, Penyaluran BSU di Kantorpos Pekanbaru Sudah Cair 92%

Selasa, 29 Juli 2025 - 20:08 WIB
loading...
Optimalkan Teknologi...
PosIND berkomitmen penuh untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan aman, cepat, dan tepat sasaran dengan memanfaatkan teknologi digital seperti face recognition dari KTP untuk verifikasi identitas. Foto/Dok
A A A
PEKANBARU - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proses penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Kantor Pos Pekanbaru, Riau, pada Senin, 28 Juli 2025. Penyaluran bantuan yang ditujukan untuk meningkatkan daya beli pekerja berpenghasilan rendah ini, tercatat telah mencapai sekitar 92% dari total 146 ribu penerima di Kota Pekanbaru.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, Gubernur Riau Abdul Wahid, Dirjen PHI Jamsos Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro, serta Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Endy Abdurrahman.

Baca Juga: Percepat Penyaluran BSU, Pos Indonesia Jemput Bola dan Optimalkan Pospay

Kunjungan Wapres ini merupakan bentuk pengawasan langsung terhadap efektivitas dan kecepatan penyaluran bantuan, terutama bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan. Di sela-sela peninjauan, Wapres Gibran dan Menaker Yassierli berdialog dengan petugas dan menyapa para penerima manfaat secara langsung.

“Program BSU ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung para pekerja di tengah tantangan ekonomi,” ujar Menaker Yassierli.

Menaker Yassierli mengatakan, bahwa BSU 2025 merupakan bagian dari lima program perlindungan sosial prioritas pemerintah. Bantuan ini diberikan sekali transfer untuk dua bulan, masing-masing Rp300 ribu, total Rp600 ribu per penerima.

“Kami ingin penyaluran ini lebih cepat, lebih baik, dan tepat sasaran. Ini sudah keempat kalinya pemerintah menyalurkan BSU, jadi masyarakat juga sudah semakin paham mekanismenya,” kata Menaker Yassierli.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi dan fleksibilitas dari mitra penyalur, dalam hal ini PT Pos Indonesia. “Kami melihat PT Pos sudah menjalankan berbagai inisiatif, seperti membuka layanan hingga malam hari, akhir pekan, bahkan melakukan jemput bola di daerah-daerah 3T (tertinggal, terpelosok, terdepan). Ini langkah yang kami apresiasi dan harap terus ditingkatkan,” ujarnya.

PosIND PakaiTeknologi dan Strategi Jemput Bola

Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) , Endy Abdurrahman menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan aman, cepat, dan tepat sasaran. “Kami memanfaatkan teknologi digital seperti face recognition dari KTP untuk verifikasi identitas, dan aplikasi Pospay untuk mempercepat proses pelayanan,” kata Endy.

Selain pelayanan di Kantorpos, Endy menyebutkan timnya juga aktif melakukan penyaluran berbasis komunitas, dan mendatangi penerima bantuan di lokasi-lokasi khusus. "Kami buka layanan sejak pagi sebelum jam kerja, saat jam makan siang, hingga malam hari. Kantorpos juga tetap buka Sabtu dan Minggu untuk mempermudah akses penerima,” ucapnya.

Endy menegaskan bahwa komitmen Pos Indonesia bukan hanya sebagai lembaga penyalur bantuan, tetapi juga sebagai perpanjangan tangan negara. “Sebagai BUMN, kami tidak hanya menjalankan bisnis, tetapi juga fungsi sosial. Untuk program seperti BSU, kami siapkan seluruh sumber daya untuk melayani masyarakat sebaik mungkin,” tuturnya.

Program BSU 2025 mendapat tanggapan positif dari penerima manfaat. Rosy Fitria, pekerja customer service di sebuah pusat perbelanjaan, menyebut bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan mendesak. “Langsung cair, cepat, enggak perlu antre lama. Uangnya buat bayar rumah dan kebutuhan harian,” katanya.

Baca Juga: Kembali Tinjau Penyaluran BSU, Wapres Puji Pelayanan PosIND Cepat dan Nyaman

Sementara itu, Adi Tanjung, pekerja honorer dan pelaku UMKM, mengatakan bahwa program ini membuktikan pemerintah hadir di tengah masyarakat kecil. “Ekonomi sekarang berat, jadi bantuan ini benar-benar berarti. Pelayanannya juga lebih personal dari sebelumnya,” ujar Adi.

Sebagian Besar BSU Riau Telah Tersalurkan

Secara total, sekitar 350 ribu pekerja di Provinsi Riau masuk dalam daftar penerima BSU. Penyaluran di seluruh kabupaten/kota dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

BSU merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat daya beli dan ketahanan ekonomi masyarakat pekerja. Pemerintah menyatakan bahwa program ini akan terus dievaluasi dan diperbaiki dari sisi teknis maupun dampak sosialnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Melalui PosIND Pemerintah...
Melalui PosIND Pemerintah Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Alam di Pidie Jaya
BSU Guru Madrasah Macet,...
BSU Guru Madrasah Macet, Begini Penjelasan Kemenag
Rumah Zakat Salurkan...
Rumah Zakat Salurkan Donasi BTN dan Pos Indonesia untuk Pemulihan Bencana Sumatera
Rekomendasi
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Berita Terkini
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved