Ajinomoto Edukasi Gizi Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 12:59 WIB
loading...
PT Ajinomoto Indonesia memberikan dukungan nyata terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintah. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Ajinomoto Indonesia memberikan dukungan nyata terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi pemerintah, melalui kerja sama dengan Indonesia Food Security Review (IFSR), sebuah yayasan yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional sebagai pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dukungan Ajinomoto diwujudkan dalam bentuk edukasi gizi bagi tiga kelompok penerima manfaat, yakni siswa-siswi sekolah, orang tua, dan tim SPPG. Kegiatan perdana dilaksanakan di Ciputat, Jakarta Selatan, dan akan dilanjutkan di lima kota lainnya, yaitu Karawang, Surabaya, Mojokerto, Bekasi, dan Sukabumi.
Head of Corporate Communications PT Ajinomoto Indonesia, Grant Senjaya, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan sebagai Ajinomoto Health Provider.
"Kami ingin menjadi mitra edukatif yang tidak hanya menghadirkan makanan lezat, tetapi juga meningkatkan literasi gizi dan keterampilan memasak untuk keluarga Indonesia," ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (1/8).
Baca Juga: Cerita Almi, Penerima Beasiswa Ajinomoto yang Kini Sukses Berkarier di Jepang
Kegiatan ini selaras dengan pendekatan AminoScience milik Ajinomoto, yang bertujuan memperkuat kesejahteraan berkelanjutan bagi manusia, masyarakat, dan bumi. Melalui edukasi gizi, Ajinomoto berharap dapat berkontribusi pada peningkatan harapan hidup sehat masyarakat Indonesia.
Program kolaboratif ini memiliki tiga fokus utama: pertama, peningkatan literasi gizi seimbang melalui edukasi yang mudah dipahami bagi siswa dan orang tua; kedua, pelatihan keterampilan memasak dan penyusunan menu sehat untuk tim dapur di enam lokasi SPPG; dan ketiga, evaluasi dampak program guna mengukur efektivitas intervensi gizi di sekolah-sekolah penerima manfaat.
Tim dapur sekolah mendapatkan pelatihan menyusun menu bergizi yang praktis, lezat, bervariasi, dan sesuai kebutuhan siswa. Menu tersebut disusun agar tetap higienis dan efisien dalam penyajian skala besar, namun tetap memenuhi kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah.
Kepala SPPG Ciputat, Amara Heramonica, menyambut baik kolaborasi ini. "Kerja sama ini sangat membantu, karena tidak hanya memberi pemahaman gizi, tetapi juga pelatihan langsung menyajikan makanan lezat dan bergizi yang disukai anak-anak," ungkapnya.
Baca Juga: Prabowo Sudah Gelontorkan Rp2,3 Triliun Buat Makan Bergizi Gratis
Sebagai bagian dari kegiatan, Ajinomoto juga memberikan katalog menu bergizi yang dapat digunakan tim SPPG sebagai referensi dalam penyajian makanan sehari-hari. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan pola makan anak yang lebih sehat dan menyenangkan.
Ajinomoto dan IFSR menegaskan program ini merupakan bentuk kepedulian jangka panjang terhadap generasi penerus bangsa. Anak-anak yang memperoleh asupan gizi seimbang dinilai lebih mampu berkonsentrasi dalam belajar, tumbuh dengan optimal, dan berpotensi menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan.
Dukungan Ajinomoto diwujudkan dalam bentuk edukasi gizi bagi tiga kelompok penerima manfaat, yakni siswa-siswi sekolah, orang tua, dan tim SPPG. Kegiatan perdana dilaksanakan di Ciputat, Jakarta Selatan, dan akan dilanjutkan di lima kota lainnya, yaitu Karawang, Surabaya, Mojokerto, Bekasi, dan Sukabumi.
Head of Corporate Communications PT Ajinomoto Indonesia, Grant Senjaya, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan sebagai Ajinomoto Health Provider.
"Kami ingin menjadi mitra edukatif yang tidak hanya menghadirkan makanan lezat, tetapi juga meningkatkan literasi gizi dan keterampilan memasak untuk keluarga Indonesia," ujarnya dalam keterangan pers, Jumat (1/8).
Baca Juga: Cerita Almi, Penerima Beasiswa Ajinomoto yang Kini Sukses Berkarier di Jepang
Kegiatan ini selaras dengan pendekatan AminoScience milik Ajinomoto, yang bertujuan memperkuat kesejahteraan berkelanjutan bagi manusia, masyarakat, dan bumi. Melalui edukasi gizi, Ajinomoto berharap dapat berkontribusi pada peningkatan harapan hidup sehat masyarakat Indonesia.
Program kolaboratif ini memiliki tiga fokus utama: pertama, peningkatan literasi gizi seimbang melalui edukasi yang mudah dipahami bagi siswa dan orang tua; kedua, pelatihan keterampilan memasak dan penyusunan menu sehat untuk tim dapur di enam lokasi SPPG; dan ketiga, evaluasi dampak program guna mengukur efektivitas intervensi gizi di sekolah-sekolah penerima manfaat.
Tim dapur sekolah mendapatkan pelatihan menyusun menu bergizi yang praktis, lezat, bervariasi, dan sesuai kebutuhan siswa. Menu tersebut disusun agar tetap higienis dan efisien dalam penyajian skala besar, namun tetap memenuhi kebutuhan gizi anak-anak usia sekolah.
Kepala SPPG Ciputat, Amara Heramonica, menyambut baik kolaborasi ini. "Kerja sama ini sangat membantu, karena tidak hanya memberi pemahaman gizi, tetapi juga pelatihan langsung menyajikan makanan lezat dan bergizi yang disukai anak-anak," ungkapnya.
Baca Juga: Prabowo Sudah Gelontorkan Rp2,3 Triliun Buat Makan Bergizi Gratis
Sebagai bagian dari kegiatan, Ajinomoto juga memberikan katalog menu bergizi yang dapat digunakan tim SPPG sebagai referensi dalam penyajian makanan sehari-hari. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan pola makan anak yang lebih sehat dan menyenangkan.
Ajinomoto dan IFSR menegaskan program ini merupakan bentuk kepedulian jangka panjang terhadap generasi penerus bangsa. Anak-anak yang memperoleh asupan gizi seimbang dinilai lebih mampu berkonsentrasi dalam belajar, tumbuh dengan optimal, dan berpotensi menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan.
(nng)
Lihat Juga :