Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025, Ini Lima Penopangnya

Selasa, 05 Agustus 2025 - 12:03 WIB
loading...
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 tumbuh sebesar 5,12%, pertumbuhan ini didorong oleh lima sektor. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa ekonomi Indonesia pada kuartal II 2025 tumbuh sebesar 5,12% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh lima sektor lapangan usaha utama, yaitu industri pengolahan , pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud menjelaskan, bahwa industri pengolahan menjadi penopang utama dengan pertumbuhan 5,68% dan kontribusi sebesar 18,67%. Baca Juga: BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025

"Sumber pertumbuhan terbesar pertama industri pengolahan didorong permintaan domestik dan luar negeri industri mamin didorong permintaan domestik dan luar negeri seperti CPO, migor dan mamin lainnya," kata Edy dalam konferensi pers Rilis BPS, Selasa (5/8/2025).

Sementara itu, sektor pertanian tumbuh 1,65% dengan kontribusi 13,83%, dan sektor perdagangan tumbuh 5,37% dengan kontribusi 13,02%. Meskipun industri pengolahan menjadi kontributor terbesar, pertumbuhan tertinggi justru dicatat oleh sektor jasa lainnya yang mencapai 11,31%, dengan kontribusi sebesar 2,15%.

Menurut Edy, pertumbuhan di sektor jasa lainnya tersebut didorong oleh peningkatan jumlah pengunjung tempat rekreasi, seiring dengan banyaknya hari libur dan cuti bersama selama periode April hingga Juni 2025, termasuk hari besar keagamaan.

"Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah jasa lainnya," ujarnya.

Baca Juga: Jaga Ekonomi RI Tumbuh di Sekitar 5%, Sri Mulyani Ungkap Kesiapan APBN 2025

Pertumbuhan tinggi lainnya juga terlihat pada sektor jasa perusahaan sebesar 9,31%, yang meliputi peningkatan aktivitas perjalanan wisata. Selain itu sektor transportasi dan pergudangan tumbuh sebesar 8,52%, didorong oleh peningkatan jumlah penumpang angkutan rel dan laut, serta jumlah barang yang diangkut oleh seluruh moda transportasi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved