QRIS Terus Melintasi Batas Negara, Sebentar Lagi Jangkau Jepang dan China

Kamis, 07 Agustus 2025 - 15:36 WIB
loading...
QRIS Terus Melintasi...
Pembeli memindai Kode Respons Cepat Standar (QRIS) di pusat perbelanjaan, di Jakarta, Sabtu (17/5). FOTO/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia terus memperluas jangkauan sistem pembayaran digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) ke tingkat global. Setelah berhasil terhubung dengan sejumlah negara Asia Tenggara, kini QRIS bersiap merambah pasar Jepang dan China.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan, jumlah pengguna QRIS di Indonesia saat ini telah menembus 57 juta, di mana hampir 40 juta di antaranya merupakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Data menunjukkan, dari 57 juta pengguna QRIS, sebanyak 39,9 juta merupakan UMKM. Ini bukti nyata bahwa UMKM kita mampu go digital dan menembus pasar global," ujar Perry dalam sambutannya pada pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025, Kamis (7/8).

Baca Juga: Tak Ada Lagi Alasan Nggak Punya Receh: Pengamen Ibukota Kini Terima QRIS

Menurut Perry, QRIS Indonesia saat ini sudah terintegrasi dengan sistem pembayaran lintas batas di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Langkah tersebut dinilai strategis untuk mendukung efisiensi transaksi antarnegara bagi pelaku usaha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved