Harta Kekayaan Nusron Wahid, Menteri ATR yang Ingin Sita Tanah Nganggur 2 Tahun

Kamis, 07 Agustus 2025 - 18:23 WIB
loading...
Harta Kekayaan Nusron...
Berdasarkan data LHKPN, Nusron Wahid melaporkan kepemilikan harta kekayaan pada 18 Januari 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menjadi sorotan setelah pernyataannya bahwa negara mempunyai hak untuk mengambil kepemilikan tanah nganggur selama 2 tahun. Di balik pernyataan yang bikin heboh itu, harta kekayaan Nusron Wahid ikut disorot.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) , Nusron Wahid tercatat memiliki total harta kekayaan Rp21.875.025.024 atau Rp21,8 miliar. Data LHKPN ini dilaporkan Nusron Wahid pada 18 Januari 2025.

Dalam laporan itu, harta kekayaan Nusron Wahid terdiri dari 16 aset tanah dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp13.934.912.556 atau Rp13,9 miliar. Kemudian alat transportasi dan mesin tercatat jumlahnya mencapai Rp2.776.377.000.

Baca Juga: Lahan Nganggur 2 Tahun Diambil Negara, Menteri ATR Nusron Wahid: Emang Mbahmu Bisa Bikin Tanah?

Harta bergerak lainnya tercatat dengan nilai Rp397.610.000 atau Rp397 juta. Kemudian surat berharga Rp3.103.600.713 dan kas atau setara kas senilai Rp4.062.524.755 atau Rp4 miliar.

Aset properti yang dimiliki Nusron Wahid menyebar di banyak tempat seperti di Jakarta, Kudus, Depok, dan Tangerang. Tanah dan bangunan seluas 931 m2/500 m2 di Jakarta Selatan mempunyai nilai paling tinggi yakni Rp6,7 miliar.

Untuk kendaraan, Menteri Nusron Wahid memiliki 5 unit mobil . Dari total lima unit kendaraan miliknya, Toyota Alphard keluaran tahun 2017 memiliki nilai paling tinggi yakni masing-masing Rp1 miliar. Sub total sebelum dikurangi hutang tercatat mencapai Rp24,2 miliar.

Nusron Wahid mempunyai hutang sebesar Rp2.400.000.000 atau Rp2,4 miliar, sehingga kekayaan bersihnya per Januari 2025 ini adalah Rp21.875.025.024.

Profil Singkat Nusron Wahid

Lahir di Kudus 12 Oktober 1973, Nusron Wahid sempat menjadi anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Golkar dengan lingkup tugas di bidang industri, investasi, dan persaingan usaha. Nurson merupakan legislator asal daerah pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Kabupaten Kudus, Jepara, dan Demak.

Di Partai Golkar, Nusron Wahid merupakan salah satu ketua dewan pimpinan pusat (DPP). Sebelumnya, Nusron Wahid pernah menjabat kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) periode 2014 - 2019.

Baca Juga: Lahan Nganggur 2 Tahun Disita Negara, Kementerian ATR/BPN: Bukan Status SHM Pribadi

Sebelum menjabat kepala BNP2TKI, Nusron Wahid merupakan anggota DPR sejak 2004 hingga 2014. Dia juga pernah menjadi staf ahli di Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan periode 2001-2002.

Selain itu dia juga pernah menjadi staf ahli Kementerian BUMN periode 2000-2001. Nusron Wahid pernah menjabat wartawan koran segmentasi pemberitaan bisnis dan ekonomi periode 1995-1999. Nusron juga pernah menjabat Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor periode 2011 - 2016. Kemudian, ketua lembaga kajian dan SDM PCNU Depok juga pernah dia jabat.

Saat 2024 akhir, Nusron Wahid ditunjuk menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri ATR Nusron Wahid...
Menteri ATR Nusron Wahid Akui Mayoritas Tanah di Indonesia Dikuasai Kelompok Tertentu
Menteri Nusron Wahid...
Menteri Nusron Wahid Siap Alokasikan Lahan 129 Ribu Hektare untuk Dibangun Kawasan Hunian
Keterbatasan Anggaran...
Keterbatasan Anggaran Penanggulangan Bencana Sumatera, Nusron Wahid: Soal Biaya No Issue
Nusron Wahid: 1,2 Juta...
Nusron Wahid: 1,2 Juta Hektare Hutan di Sumatera Alih Fungsi Tambang dan Perkebunan
65 Ribu Lahan Musnah,...
65 Ribu Lahan Musnah, Nusron Peringatkan Aksi Mafia Tanah di Sumatera dan Aceh
Nusron Sebut Penyebab...
Nusron Sebut Penyebab Banjir Sumatera dan Aceh karena Banyak Pohon Hilang
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Foksi: Sungguh Menggelikan
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Rekomendasi
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Kekayaan Riza Patria,...
Kekayaan Riza Patria, Wamendes PDT yang Merangkap Komisaris Telkomsel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved