Sumber Daya Alam Blok Ambalat Bakal Dikelola Bersama RI-Malaysia, Bahlil: Ada Potensi Migas

Senin, 11 Agustus 2025 - 20:47 WIB
loading...
Sumber Daya Alam Blok...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengomentari, adanya sengketa Indonesia dan Malaysia terkait wilayah Ambalat di sekitar laut Sulawesi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengomentari, adanya sengketa Indonesia dan Malaysia terkait wilayah Ambalat di sekitar laut Sulawesi . Bahlil menjelaskan, pembahasan mengenai batas teritorial memang menjadi kewenangan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) atau Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Namun menyangkut pengelolaan SDA (Sumber Daya Alam) memang ada rencana untuk dikelola bersama-sama dengan Malaysia.

"Ambalat kalau secara teritori, itu nanti biar Kemhan sama Kemenlu yang jawab. Tetapi memang ada sempat ide, bahwa ambalat itu, kalau ada sumber daya alamnya, dikelola bersama. Tapi itu masih dalam batas ide, masih dalam pembahasan. Belum final," ujar Bahlil saat ditemui usai acara konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Semester I 2025 di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2025).

Baca Juga: Malaysia Sebut Blok Ambalat Laut Sulawesi, DPR Minta Pemerintah Klarifikasi demi Cegah Konflik

Terkait sumber daya alam yang terkandung di laut Ambalat yang akan dikelola bersama, Bahlil mengaku saat ini pihaknya masih dalam tahap penelitian lebih lanjut. "Belum-belum (SDA yang bisa dikelola), kita belum penelitian," tambahnya.

Sebelumnya Bahlil mengatakan, saat ini pihaknya masih membuat konsep kerjasama untuk pengelolaan blok Ambalat yang saat ini tengah menjadi sengketa.

"Nah jujur saya katakan bawah situ ada potensi sumber daya minyak dan gas. Salah satu yang kita diskusikan adalah bagaimana kawasan ini kita kelola bersama untuk kebaikan bersama. Karena kalau seperti ini sekalipun cadangan ada tapi kalau tidak dikelola, dua-duanya nggak dapat bagian apa-apa," kata Bahlil, (30/7).

Baca Juga: Indonesia-Malaysia Sepakat Kelola Blok Ambalat Bersama, Menhan: Kita Hindari Konflik

Bahlil sempat menyebut bahwa nantinya pengelolaan Blok Ambalat akan dikerjakan oleh perusahaan negara dari Malaysia maupun Indonesia. Adapun Indonesia akan menunjuk PT Pertamina Hulu Energi (PHE), subholding upstream PT Pertamina (Persero) dan Petronas.

"Sudah barang tentu kalau dilakukan antara negara dengan negara, maka akan dilakukan kerjasama antara BUMN Malaysia dan BUMN Indonesia. Di mana representasi untuk bidang migas adalah Petronas dari Malaysia dan Pertamina dari Indonesia," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Rekomendasi
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Tujuh Negara Minim Sumber...
Tujuh Negara Minim Sumber Daya Alam tapi Kaya Raya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved