Fahri Hamzah Kritik Keras BP Tapera: Kebanyakan Bohongin Pak Menteri

Rabu, 13 Agustus 2025 - 21:01 WIB
loading...
Fahri Hamzah Kritik...
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah melontarkan kritik keras kepada BP Tapera. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah melontarkan kritik keras kepada BP Tapera . Sebab dinilai lebih dominan untuk mengatur program perumahan ketimbang Kementerian PKP sendiri.

Fahri Hamzah menjelaskan, BP Tapera merupakan sebuah lembaga yang bertugas menyalurkan program perumahan. Bukan justru mengatur sendiri alias memberikan kuota terhadap calon penerima manfaat FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) .

"Terus terang saja, kayak Tapera, saya mohon Tapera ini. Kayaknya Tapera ini kebanyakan bohongin pak Menteri (PKP), salah terus. Kok kayak dia yang dominan," ujar Wamen PKP, Fahri Hamzah saat ditemui di Kantor Kemenko IPK, Rabu (13/8/2025).

Baca Juga: Bank Himbara Bakal Dapat Suntikan Rp130 Triliun dari Danantara, Buat Apa?

Lebih jauh, Fahri Hamzah menjelaskan, tugas Kementerian PKP terkait penyaluran FLPP adalah membantu untuk mencairkan anggaran dari Kementerian Keuangan. Namun menurutnya, BP Tapera salah mengartikan ketika meminta anggarannya justru kepada Kementerian PKP.

"FLPP itu kan diluar (tugas) kita, tugas Kementerian (PKP) hanya membantu kepada Kementerian Keuangan supaya keluar anggaran. Itu anggarannya ada di Kementerian Keuangan dipindahin ke Tapera, cuman Tapera menganggap seolah ini pekerjaan Kementerian (PKP), itu bohong dia," kata Fahri Hamzah.

"Termasuk dia (Tapera) memakai mekanisme untuk ngasih kuota. Kuota itu tidak boleh sembarangan. Inti dari UU Tapera itu, dia ngurusin UMR (Upah Minimum Rerata), kok sekarang didorong naik ke kelas menengah atas, sampai ke gaji Rp14 juta, loh itu meninggalkan UMR dong. Harusnya ini (UMR) yang dilayani, kalau gaji tinggi tidak perlu subsidi dong," sambungnya.

Baca Juga: Harta Kekayaan Fahri Hamzah, Wamen Perumahan yang Merangkap Jabatan Jadi Komisaris BTN

Fahri Hamzah juga menyoroti mengkotak-kotakan pemberian kuota perumahan subsidi. Seperti kuota khusus untuk guru, wartawan, ASN, dan lain sebagainya. Menurutnya, tugas fundamental BP Tapera sendiri adalah melayani MBR hingga melakukan pendataan keanggotaan.

"Itu mandat UU Tapera, orang kalau se-tahun (keanggotaan) baru dapat jatah rumah. Artinya Anda harus punya basis keanggotaan, baru orang bisa mengantri punya rumah," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
800 Unit Hunian Bakal...
800 Unit Hunian Bakal Dibangun untuk Warga Bantaran Rel Senen dan Tanah Abang
Pakai Lahan Negara,...
Pakai Lahan Negara, Menteri Ara Bakal Bangun Rusun MBR di Depok
Meikarta Bakal Jadi...
Meikarta Bakal Jadi Lokasi Rusun Subsidi, Menteri Ara Pastikan Dibangun Tahun Ini
Jumlah Rumah Terdampak...
Jumlah Rumah Terdampak Banjir Sumatera Tembus 139 Ribu, Rusak Berat hingga Hanyut
Serahkan 1.080 Rumah...
Serahkan 1.080 Rumah FLPP, bank bjb Perluas Akses Hunian Terjangkau
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Bupati hingga Kementerian...
Bupati hingga Kementerian PKP Hadiri Peluncuran EcoBiz Desa Sejahtera Astra di Garut
Fahri Hamzah Minta Elite...
Fahri Hamzah Minta Elite Nasional Jangan Terus Kembangkan Narasi Perpecahan
Rekomendasi
Periksa Silmy Karim,...
Periksa Silmy Karim, KPK Telusuri Asal-usul Aset
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Berita Terkini
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved