Prudential Syariah Tingkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa di Yogyakarta
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 13:41 WIB
loading...
Prudential Syariah memperkuat komitmen mendorong literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) memperkuat komitmen mendorong literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda melalui partisipasi di ajang Smart Financial Literacy (SmartFin Day) bersama Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Kegiatan ini sejalan dengan program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Lebih dari 1.000 mahasiswa dan anak muda hadir dalam acara tersebut. Prudential Syariah memberikan edukasi melalui permainan interaktif untuk memperkenalkan konsep keuangan dan asuransi berbasis syariah, serta pentingnya perlindungan sebagai bagian dari perencanaan keuangan yang bijak dan berkelanjutan.
Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 OJK menunjukkan, kelompok usia 18–25 tahun memiliki indeks literasi keuangan tertinggi, yakni 73,22 persen. Disusul kelompok usia 26–35 tahun sebesar 74,04 persen. Dari sisi inklusi keuangan, kedua kelompok ini juga mencatat angka tertinggi masing-masing 89,96 persen dan 86,10 persen.
Tren positif juga terlihat dari data Young Indonesia Insurance Professionals (YIIPs) 2023 yang mencatat peningkatan pembelian asuransi jiwa oleh generasi milenial dan Gen Z sebesar 45–50 persen dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan ini menunjukkan pergeseran pola pikir generasi muda menuju perencanaan keuangan jangka panjang.
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, mengatakan generasi muda berada di garda terdepan transformasi finansial Indonesia. "Senang melihat Gen Z dan milenial semakin menyadari pentingnya perlindungan finansial. Pandemi memberi pelajaran bahwa risiko kehidupan bisa datang kapan saja," ujar dia melalui keterangan tertulis, Jumat (15/8).
Baca Juga: Prudential Indonesia Bukukan Pendapatan Premi Rp20,8 Triliun di 2024
Menurut Vivin, literasi dan inklusi keuangan yang meningkat menjadi modal berharga bagi generasi muda. "Langkah berikutnya adalah mengarahkan pengetahuan itu menjadi aksi nyata, misalnya dengan memiliki proteksi asuransi berbasis syariah yang memberikan ketenangan batin sekaligus membantu merencanakan masa depan," ujarnya.
Selain edukasi finansial, Prudential Syariah juga menunjukkan komitmen keberlanjutan dengan menyumbangkan 150 bibit mangrove. "Perlindungan yang kami maksud tidak hanya finansial, tapi juga bumi. Nilai keberlanjutan dalam asuransi syariah kami wujudkan dalam aksi nyata bagi lingkungan," kata Vivin.
Baca Juga: Prudential Syariah Proteksi 300.000 Peserta dengan Asuransi Syariah
Partisipasi Prudential Syariah di SmartFin Day bersama AAJI menjadi langkah strategis untuk menjangkau lebih banyak generasi muda, memperkuat kesadaran mengelola keuangan, dan menanamkan nilai perlindungan berbasis syariah.
"Ketika generasi muda terlindungi secara finansial dan lingkungan mereka terjaga, masa depan Indonesia akan lebih kuat dan penuh berkah," tutup Vivin.
Kegiatan ini sejalan dengan program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Lebih dari 1.000 mahasiswa dan anak muda hadir dalam acara tersebut. Prudential Syariah memberikan edukasi melalui permainan interaktif untuk memperkenalkan konsep keuangan dan asuransi berbasis syariah, serta pentingnya perlindungan sebagai bagian dari perencanaan keuangan yang bijak dan berkelanjutan.
Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 OJK menunjukkan, kelompok usia 18–25 tahun memiliki indeks literasi keuangan tertinggi, yakni 73,22 persen. Disusul kelompok usia 26–35 tahun sebesar 74,04 persen. Dari sisi inklusi keuangan, kedua kelompok ini juga mencatat angka tertinggi masing-masing 89,96 persen dan 86,10 persen.
Tren positif juga terlihat dari data Young Indonesia Insurance Professionals (YIIPs) 2023 yang mencatat peningkatan pembelian asuransi jiwa oleh generasi milenial dan Gen Z sebesar 45–50 persen dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan ini menunjukkan pergeseran pola pikir generasi muda menuju perencanaan keuangan jangka panjang.
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, mengatakan generasi muda berada di garda terdepan transformasi finansial Indonesia. "Senang melihat Gen Z dan milenial semakin menyadari pentingnya perlindungan finansial. Pandemi memberi pelajaran bahwa risiko kehidupan bisa datang kapan saja," ujar dia melalui keterangan tertulis, Jumat (15/8).
Baca Juga: Prudential Indonesia Bukukan Pendapatan Premi Rp20,8 Triliun di 2024
Menurut Vivin, literasi dan inklusi keuangan yang meningkat menjadi modal berharga bagi generasi muda. "Langkah berikutnya adalah mengarahkan pengetahuan itu menjadi aksi nyata, misalnya dengan memiliki proteksi asuransi berbasis syariah yang memberikan ketenangan batin sekaligus membantu merencanakan masa depan," ujarnya.
Selain edukasi finansial, Prudential Syariah juga menunjukkan komitmen keberlanjutan dengan menyumbangkan 150 bibit mangrove. "Perlindungan yang kami maksud tidak hanya finansial, tapi juga bumi. Nilai keberlanjutan dalam asuransi syariah kami wujudkan dalam aksi nyata bagi lingkungan," kata Vivin.
Baca Juga: Prudential Syariah Proteksi 300.000 Peserta dengan Asuransi Syariah
Partisipasi Prudential Syariah di SmartFin Day bersama AAJI menjadi langkah strategis untuk menjangkau lebih banyak generasi muda, memperkuat kesadaran mengelola keuangan, dan menanamkan nilai perlindungan berbasis syariah.
"Ketika generasi muda terlindungi secara finansial dan lingkungan mereka terjaga, masa depan Indonesia akan lebih kuat dan penuh berkah," tutup Vivin.
(nng)
Lihat Juga :